Studi Prapenelitian Tingkat Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Di Sman 1 Batang Angkola Pada Materi Fluida Statis

Authors

  • Okta Senira Mamora Nasution Universitas Jambi, Indonesia
  • Maison . Universitas Jambi, Indonesia
  • Dwi Agus Kurniawan Universitas Jambi, Indonesia
  • Yulia Fera SMAN 1 Batang Angkola, Indonesia

Keywords:

Berpikir, Kritis, Fisika, Permasalahan, Pendidikan

Abstract

Keterampilan berpikir kritis, merupakan proses berpikir yang tidak sekedar menghafal dan menyampaikan kembali informasi yang diketahui yang diperlukan dalam pembelajaran fisika melainkan merupakan proses melibatkan integrasi pengalaman pribadi, pelatihan, dan skill (keterampilan/kemahiran) disertai dengan alasan dalam mengambil keputusan untuk menjelaskan kebenaran sebuah informasi. Atau dengan kata lain merupakan aktivitas mengidentifikasi suatu permasalahan dengan menggunakan pengalaman sebelumnya dan mencari hubungan antara permasalahan tersebut dan memecahkannya pada situasi yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik di SMAN 1 Batang Angkola dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yakni secara spesifik wawancara dengan guru yang bersangkutan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik masih kurang karena ketidak mampuan peserta didik dalam hal mengolah sebuah permasalahan dalam suatu fenomena fisika menjadi sebuah bentuk ilmu pengetahuan yang didasari oleh keterampilan berpikir kritis.

References

[1] I. Saragih, H., Hutagalung, S., Mawati, A. T., Chamidah, D., Khalik, M. F., Sahri,S., ... & Kato, Filsafat Pendidikan. Medan: Yayasan Kita Menulis, 2021.
[2] D. Indrajit, Mudah Dan Aktif Belajar Fisika. Pt Grafindo Media Pratama., 2009.
[3] B. M. E. (2018). Jati, Pengantar Fisika 1. Ugm Press., 2018.
[4] E. Murdani, “Hakikat Fisika Dan Keterampilan Proses Sains,” J. Filsafat Indones.,Vol. 3, No. 3, Pp. 72–80, 2020, [Online]. Available: Https://Ejournal.Undiksha.Ac.Id/Index.Php/Jfi/Article/View/22195.
[5] S. Asturi And T. Suryani, Fisika Dasar 1. Yogyakarta: Deepublish, 2018.
[6] A. (2018). P. Belajar Fisika Untuk Kelas X. E. Saripudin, Praktis Belajar Fisika Untuk Kelas Xi. Edusoftware, 2018.
[7] S. Zubaidah, “Berfikir Kritis : Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Yang Dapat Dikembangkan Melalui Pembelajaran Sains,” Semin. Nas. Sains 2010 Dengan
Tema “Optimalisasi Sains Untuk Memberdayakan Manusia,” No. January 2010, P.11, 2010.
[8] L. Lismaya, Berpikir Kritis & Pbl:(Problem Based Learning). Surabaya: Media Sahbat Cendekia., 2019.
[9] W. P. Ariandari, “Mengintegrasikan Higher Order Thinking Dalam Pembelajaran Creative Problem Solving,” Semin. Nas. Mat. Dan Pendidik. Mat.Uny 2015, Pp. 489–496, 2015.
[10] Susilowati, Sajidan, And M. Ramli, “Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Aliyah Negeri Di Kabupaten Magetan,” Pros. Snps (Seminar Nas.
Pendidik. Sains), Vol. 21, No. 2000, Pp. 223–231, 2017.
[11] M. Syam And S. Efwinda, “Analisis Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Dengan Menerapkan Model Problem Based Learning (Pbl) Pada Mata Kuliah Fisika Dasar Di Fkip Universitas Mulawarman,” Pp. 1–5, 2018.
[12] S. Roni, “Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Matematik Siswa Sma Di Kota Tasikmalaya,” Pendidik. Dan Kegur., Vol. 1, No. 2, P. 634, 2014, [Online]. Available: Https://Hsgm.Saglik.Gov.Tr/Depo/Birimler/Saglikli-BeslenmeHareketli-Hayat-Db/Yayinlar/Kitaplar/Diger-Kitaplar/Tbsa-BeslenmeYayini.Pdf.
[13] M. Maulana, Konsep Dasar Matematika Dan Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis-Kreatif. Sumedang: Upi Sumedang Press., 2017.
[14] A. Fridanianti, H. Purwati, And Y. H. Murtianto, “Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Menyelesaikan Soal Aljabar Kelas Vii Smp N 2 Pangkah Ditinjau Dari Gaya Kognitif Reflektif Dan Kognitif Impulsif,” Aksioma J. Mat. Dan Pendidik. Mat., Vol. 9, No. 1, P. 11, 2018, Doi: 10.26877/Aks.V9i1.2221.
[15] N. Kamalia, “Analisis Profil Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Sma Dalam Menyelesaikan Soal Fluida Statis,” Inov. Pendidik. Fis., Vol. 10, No. 1, Pp.
90–98, 2021.
[16] G. P. Adnyana, “Konsep Siswa Pada Model Siklus Belajar,” J. Pendidik. Dan Pengajaran, No. 3, Pp. 201–209, 2012.
[17] J. Raco, Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik Dan Keunggulannya. Grasindo, 2018.
[18] A. M. Yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenada Media, 2016.
[19] R. Fandi And E. Sarwo, Teori Wawancara Psycodiagnostic. Yogyakarta: Pt Leutika Novaleutera, 2016.
[20] A. I. Sugandi, “Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Setting Kooperatif Jigsaw Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Sma,” Infin. J., Vol. 2, No. 2, P. 144, 2013, Doi: 10.22460/Infinity.V2i2.31.
[21] E. Destianingsih, A. Pasaribu, And Ismet, “Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Pembelajaran
Fisika Kelas Xi Di Sma Negeri 1 Tanjung Lubuk,” J. Inov. Dan Pembelajaran Fis.,Pp. 1–6, 2013.
[22] F. Fakhriyah, “Penerapan Problem Based Learning Dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa,” J. Pendidik. Ipa Indones., Vol. 3, No. 1, Pp. 95–101, 2014, Doi: 10.15294/Jpii.V3i1.2906.
[23] A. Farisi, A. Hamid, And Melvina, “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Ssiswa Pada Konsep Suhu Dan Kalor,” J. Ilm. Mhs., Vol. 2, No. 3, Pp. 283–287, 2017, [Online]. Available: Http://Www.Jim.Unsyiah.Ac.Id/Pendidikan-Fisika/Article/View/4979.
[24] M. Da. Kurnia, S. Muhammad And Murniati, “Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Menyimpulkan Hasil Percobaan Siswa Pada
Pembelajaran Fisika Di Kelas X Sma Negeri 1 Tanjung Lubuk,” Inpafi (Inovasi Pembelajaran Fis., Vol. 5, No. 2, Pp. 1–8, 2018, Doi: 10.24114/Inpafi.V5i2.9110.

Downloads

Published

2021-11-26

Citation Check