Identifikasi Kemampuan Analisis Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Berpusat pada Guru (Teacher Center Learning) pada Mata Pelajaran Fisika di SMA N 1 Lubuk Sikaping

Authors

  • Mutiara Maulani Universitas Jambi, Indonesia
  • Maison . Universitas Jambi, Indonesia
  • Dwi Agus Kurniawan Universitas Jambi, Indonesia
  • Hani Jumiarti Universitas Jambi, Indonesia

Keywords:

Kemampuan Analisis, Teacher Center Learnig, Keaktifan Siswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan analisis siswa di SMA N 1 Lubuk Sikaping pada kelas X MIPA menggunakan model pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher center learning) yaitu model ceramah dan tanya jawab pada mata pelajaran fisika. Adapun yang menjadi populasi pada penelitian ini adalah seluruh guru mata pelajaran fisika yang ada di SMA N 1 Lubuk Sikaping dan untuk sampel penelitian yaitu sebanyak 1 orang guru mata pelajaran fisika yang mengajar di kelas X MIPA di SMA N 1 Lubuk Sikaping yang dipilih dengan cara purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa siswa kelas X MIPA di SMA N 1 Lubuk Sikaping, tingkat kemampuan analisis mereka masih rendah dengan menggunakan model pembelajaran ceramah dan tanya jawab. Hal ini diperkuat dengan hasil wawancara guru, dimana terdapat siswa yang kurang memperhatikan guru ketika pembelajaran sedang berlangsung dan siswa lebih cenderung untuk diam dalam proses belajar mengajar dan enggan untuk bertanya ketika tidak memahami materi pembelajaran. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya model pembelajaran yang diterapkan membosankan atau kurang nya motivasi dan minat belajar dari diri siswa sendiri. Sehingga hal tersebut sangat menentukan pemahaman konsep mereka terhadap materi yang disampaikan oleh guru dikelas.

References

[1] Bankole, Q. A., & Nasir, Z. (2020). Empirical Analysis of Undergraduate Students’ Perception in the Use of Electronic Sources in Kwara State University Library. International Information and Library Review, 53(2), 131–141. https://doi.org/10.1080/10572317.2020.1805274.
[2] Banks, H. T., Flores, K. B., Langlois, C. R., Serio, T. R., & Sindi, S. S. (2018). Estimating the rate of prion aggregate amplification in yeast with a generation and structured population model. Inverse Problems in Science and Engineering, 26(2), 257–279. https://doi.org/10.1080/17415977.2017.1316498.
[3] Dehadri, T., & Dehdari, L. (2020). The Effect of a Short Message-Based Nutrition Education Intervention on Employees’ Knowledge and Practice in Terms of Adopting the Methods of Inhibition of Polycyclic Aromatic Hydrocarbons Formation in the Cooked Meat. Polycyclic Aromatic Compounds, 0(0), 1–10. https://doi.org/10.1080/10406638.2020.1754866.
[4] Hardiyanti, dkk. (2018). Sikap Siswa Terhadap Mata Pelajaran Fisika di SMA Negeri 5 Muaro Jambi. Jurnal Pendidikan Fisika. 3(2) : 1-12.
[5] Maison, dkk. ( 2018). Deskripsi Sikap Siswa SMA Negeri pada Mata Pelajaran Fisika. EDUSAINS. 10(1) : 160-167.
[6] Novita, dkk. (2016). Perbandingan Kemampuan Analisis Siswa melalui Penerapan Model Cooperative Learning dengan Guided Discovery Learning. Proceeding Biology Education Conference. 13(1) : 359-367, ISSN: 2528-5742.
[7] Prawiradilaga, Dewi Salma. (2008). Prinsip Disain Pembelajaran. Jakarta:Kencana.
[8] Rusman. (2013). Seri Manajemen Sekolah Bermutu Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta : Rajawali Pers.
[9] Sudrajat, Ajat. (2011). Mengapa Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter. 1(1) : 47-58.
[10] Suryosubroto, B. (2010). Beberapa Aspek Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Downloads

Published

2021-11-26

Citation Check