Strategi Pengembangan Pariwisata Halal di Indonesia

Authors

  • Retno Dwi Wulandari Pogram Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia
  • Kurniyati Indahsari Pogram Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia

Keywords:

Wisata Halal, Strategi Pengembangan Pariwisata

Abstract

Perkembangan pariwisata yang pesat telah memunculkan kecenderungan baru pengembangan pariwisata halal. Namun, pengembangannya masih mengalami beberapa hambatan dan tantangan di berbagai daerah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan dan tantangan dalam pengembangan pariwisata halal di Indonesia serta mengajukan strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi hambatan dan tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi pustaka untuk pengumpulan datanya serta menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa hambatan pengembangan pariwisata halal adalah (1) belum siapnya sumberdayamanusia dan kurangnya pemahaman secara mendalam dari pemangku kepentingan dan masyarakat mengenai konsep pengembangan pariwisata halal; (2) partisipasi masyarakat yang kurang; (3) kurangnya inovasi dalam program promosi; dan (4)penyediaan fasilitas belum memadai. Sementara itu, tantangannya adalah belum adanya regulasi tentang pengembangan pariwisata halal di Indonesia dan kurangnya sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia. Karenanya, diajukan strategipengembangannya melalui: (1) pembinaan dan pelatihan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat tentang wisata halal; (2) Branding halal; (3) pengadaan fasilitas yang sesuai konsep halal; (4) pengembangan pariwisata halal berdasarkan pada standarisasi Fatwa DSN-MUI NO:108/DSN-MUI/X/2016; dan (5) pengadaan sertifikasi produk halal.

References

[1] Adinugraha, H. H., Sartika, M., & Kadarningsih, A. (2018). Desa Wisata Halal: Konsep dan Implementasinya di Indonesia. Human Falah, 5(1), 28–48.
[2] Afrilian, P., & Hanum, L. (2020). Penerapan Pariwisata Syariah pada Nagari Pariangan Sumatera Barat Menurut DSN-MUI No. 108 Tahun 2016. 1st Annual
Conference on Ihtifaz: Islamic Economics, Finance, and Banking, 283–294. http://www.seminar.uad.ac.id/index.php/ihtifaz/article/view/3634
[3] Aji, R. R., Pramono, R. W. D., & Rahmi, D. H. (2018). Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Ekonomi Wilayah di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Planoearth, 3(2), 57–62. https://doi.org/10.31764/jpe.v3i2.600
[4] Alim, S., Mukaffi, Z., & Choiruddin, M. N. (2020). Potensi dan StrategiPengembangan Wisata Syariah di Banyuwangi. 1st Annual Conference on Ihtifaz: Islamic Economics, Finance, and Banking, 307–342.
[5] Aponno, C. (2020). Kontribusi Sektor Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Maluku. Intelektiva : Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 2(05), 111–118.
[6] Destiana, R., & Kismartini. (2020). Pengembangan Pariwisata Halal di Pulau Penyengat Provinsi Kepulauan Riau. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik,2(1), 51–65.https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/dialogue/article/view/8272
[7] F, A. N., Yunus, M., & Irwansyah, S. (2021). Analisis Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia Nomor 108/DSN-MUI/X/2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Syariah Berdasarkan Prinsip Syariah terhadap Wisata di Kawasan Darajat Garut. Prosiding Hukum Ekonomi Syariah,617–620.
[8] Fahham, A. M. (2017). Tantangan Pengembangan Wisata Halal di Nusa Tenggara Barat. Aspirasi, 8(1), 65–79.
[9] Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia No: 108/DSNMUI/X/2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah.
[10] Faza, M. A. (2019). Analisis Swot Pariwisata Halal Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Manajemen Indonesia, 19(1), 10–29. https://doi.org/10.25124/jmi.v19i1.1992
[11] Feriyadin, Saufi, A., & Rinuastuti, B. H. (2021). Pengembangan Pariwisata Halal Desa Setanggor. Jurnal Magister Manajemen Unram, 10(1a), 1–12.
https://doi.org/10.29303/jmm.v10i1a.628
[12] Haryanegara, M. E. A., Akbar, M. A. I., & Novianti, E. (2021). Peran Label Pariwisata Halal sebagai Daya Tarik Wisata Budaya di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Journal of Sustainable Tourism Research, 3(1), 35–39.
[13] Irawan, E. (2019). Konsep Pengembangan Desinasi Wisata Halal Berbasis One Village One Product di Kabupaten Sumbawa (Studi Literatur). Nusantara
Journal of Economics (NJE), 01(02), 13–26.
[14] Jumiyanti, K. R., Yusuf, B. R., & Novriansyah, M. A. (2020). Analisis Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten
Gorontalo. Proceedings of IICSDGs, 88–97.
[15] Khoir, F., Ani, H. M., & Hartanto, W. (2018). Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jember Tahun 2011-2017. Jurnal
Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 12(2), 199–206. https://doi.org/10.19184/jpe.v12i2.8320
[16] Kholid, I., Saufi, A., & Rinuastuti, B. H. (2020). Penerapan Analisis Konten pada Pola Pengembangan Pariwisata Halal Berbasis Masyarakat di Geosite
Lembah Sembalun. Jurnal Magister Manajemen Unram, 9(4a), 68–80. https://doi.org/10.29303/jmm.v9i4a.608
[17] Kustanto, A. (2019). Pariwisata: Sebagai Salah Satu Upaya Memperoleh Devisa bagi Pemerintah Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Qistie, 12(1), 13–21.
[18] Mastercard-CrescentRating, Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2019.
[19] Minardi, A., Astuti, D., & Suhadi. (2021). Indonesia as the Best Halal Tourism Destination and its Impacts to Muslim’s Travelers Visit. European Journal of
Theology and Philosophy, 1(3), 43–50. https://doi.org/10.24018/theology.2021.1.3.30
[20] Moldavska, A., & Welo, T. (2017). The Concept of Sustainable Manufacturing and its Definitions: A Content-Analysis Based Literature Review. Journal of
Cleaner Production, 166, 744–755. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2017.08.006
[21] Muarifuddin, Mulyono, S. E., & Malik, A. (2016). Analisis Kebutuhan Pengembangan Desa Wisata Batik Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang.
Journal of Nonformal Education, 2(1), 57–70. https://doi.org/10.15294/jne.v2i1.5313
[22] Muis. (2020). Perkembangan Peluang dan Tantangan Wisata Halal di Aceh. Jurnal Adabiya, 22(1), 41–55. https://doi.org/10.22373/adabiya.v22i1.7456
[23] Musthofa, B. M. (2019). Strategi Mengembangkan Inisiatif dan Partisipasi Masyarakat Lokal untuk Mengembangkan Wisata Perdesaan bagi Peningkat
Kesejahteraan Masyarakat. Journal of Vocational Program University of Indonesia, 7(2), 1–11.
[24] Muttaqillah, Abidin, H. Z., & Permadi, L. A. (2018). Analisis Strategi Membangun Brand Image Halal Tourism Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Magister Manajemen Unram, 7(1), 70–82. https://doi.org/10.29303/jmm.v7i1.242
[25] Nasik, K. (2019). Membaca Hambatan Implementasi Pariwisata Halal Bangkalan. Dinar: Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 6(2), 11–21.
[26] Nugroho SBM. (2020). Beberapa Masalah dalam Pengembangan Sektor Pariwisata di Indonesia. Jurnal Pariwisata, 7(2), 124–131.
[27] Nurhanisah, Y., & Syaifullah, A. (2019). Konsep Pengembangan Pariisata Halal di Indonesia. Retrieved Oktober Jumat, 2021, from Indonisiabaik.id:
https://indonesiabaik.id/motion_grafis/konsep-pengembangan-pariwisatahalal-di-indonesia
[28] Nurohman, Y. A., & Qurniawati, R. S. (2021). Strategi Pengembangan Desa Wisata Menggoro sebagai Wisata Halal. Jurnal Among Makarti, 14(1), 1–14.
https://doi.org/10.52353/ama.v14i1.200
[29] Rasyifa, H., Zulianingrum, Di., Lubis, D., & Muthohharoh, M. (2021). Strategic Development of Halal Tourism Village Kampung Batik Cibuluh Bogor (KBCB)
as a Socio-Cultural Destination in Indonesia. Jurnal Islam Dan Masyarakat Kontemporari, 22(2), 1–15.
[30] Santoso, H., & Argubi, A. H. (2018). Potensi Pengembangan Wisata Berbasis Syariah (Halal Tourism) di Kota Bima. Prosiding Seminar Nasional Lembaga
Penelitian Dan Pendidikan (LPP) Mandala, September, 229–245.
[31] Sayekti, N. W. (2019). Strategi Pengembangan Pariwisata Halal di Indonesia. Kajian, 24(3), 159–171.
[32] Soedigno, V. R., Hidayat, Su. E., Beik, I. S., Sofyan, R., AHmad, H., Rahmoto, W., Hidayat, N., Sari, C. A., Nursali, Y., Dewandru, G., Quraisy, M., & Ayyash,
Y. (2020). Laporan Perkembangan Pariwisata Ramah Muslim Daerah.
[33] Subarkah, A. R., Junita Budi Rachman, & Akim. (2020). Destination Branding Indonesia sebagai Destinasi Wisata Halal. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi,
Hospitalitas Dan Perjalanan, 4(2), 84–97. https://doi.org/10.34013/jk.v4i2.53
[34] Suparmin, S., & Yusrizal. (2018). Strategi Pengembangan Pariwisata Halal di Provinsi Sumatera Utara. Tansiq, 1(2), 191–222.
[35] Suryana, M., & Utomo, S. R. S. P. (2020). Identifikasi Potensi Pengembangan Pariwisata Halal di Desa Wisata Lebak Muncang Kabupaten Bandung. Jurnal
Ilmiah Pariwisata, 25(1), 40–52.
[36] Ulum, F. (2019). Inovasi Pariwisata Syariah di Indonesia: Analisis Fatwa MUI No. 108/MUI-DSN/X/2016. Journal Tsaqafah, 15(1), 103–118.
https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v15i1.2905
[37] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal.
[38] Wibowo, M. G. (2020). Indeks Pariwisata Halal (Implementasi Fatwa DSN MUI Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata berdasarkan Prinsip
Syariah di Kota Bukittinggi). Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, X(2), 84–95.
[39] Wibowo, S., Rusmana, O., Zuhelfa, & Muslim, S. (2017). Pengembangan Ekonomi melalui Sektor Pariwisata. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi,
Hospitalitas Dan Perjalanan, 1(2), 93–99. https://doi.org/10.34013/jk.v1i2.13
[40] Wijaya, L. H., & Sholeh, M. (2020). The Impact of Halal Tourism on Regional Economic Growth in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. Al-Iqtishad:
Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 12(2), 303–318. https://doi.org/10.15408/aiq.v12i2.15127
[41] Yanma, T. A., & Zaenuri, M. (2021). Analisis Potensi Desa Wisata Pulesari menuju Desa Wisata Halal Tahun 2020. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 7(2),
602–620. https://doi.org/10.24843/jumpa.2021.v07.i02.p12
[42] Zaini, M. (2021). Pengembangan Pariwisata Halal Berbasis Masyarakat untuk Meningkatkan Kesejahteraan. MUSLIMPRENEUR, 1(2), 94–102.
[43] Zakariah, M. A., Patimang, Nasution, A. H., & Zakariah, M. (2020). Metode Penyusunan Dokumen Manual Sistem Jaminan Halal Perusahaan Makanan
dan Minuman dalam Konsep Pariwisata Halal di Kabupaten Kolaka. Jurnal At-Taghyir, 3(1), 65–82.

Downloads

Published

2021-11-26

Citation Check