Komunikasi Digital dan Perubahan Sosial Jasa Aqiqah Saat Pandemi Covid-19

Authors

  • Jeratallah Aram Dani Universitas Surakarta, Indonesia
  • Hendri Noviyanto Universitas Surakarta, Indonesia

Keywords:

Aqiqah, Covid-19; Digital, Komunikasi, Sosial

Abstract

Aqiqah merupakan sebuah perintah pada umat islam untuk mensyukuri nikmat ALLAH karena telah dititipi seorang buah hati. Di Indonesia, Aqiqah menjadi sebuah ladang bisnis pelayanan terhadap jasa aqiqah seperti penjualan ternak dan jasa pengolahan daging. Namun, pada masa pandemi covid-19 jasa pelayanan aqiqah mengalami penurunan peminat. Hal ini dikarenakan rasa takut terhadap penularan virus covid-19 ketika berkunjung ke kadang peternak.

 
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi digital pada saat pandemi covid-19 terhadap penjualan hewan ternak untuk aqiqah. Sehingga perubahan sosial yang terjadi masih dapat diatasi. Metode penelitian untuk proses pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapatkan diproses menggunakan teknik validitas dan realibilitas. Analisis data menggunakan teknik Uji T-Test dengan algoritma Mann-Whitney Test dan Two-Sample Kolmogorov-SmirnovTest.


Hasil Penelitian dibantu software SPSS untuk melakukan analisis hasil. Dari 32 pertanyaan didapatkan 16 pertanyaan yang siap diujikan setelah melalui uji validasi dan realibilitas. Kuesioner diujikan kepada 32 responden dengan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar .000 < α ½ yang menyatakan bahwa menggunakan media digital cukup mempengaruhi hasil penjualan ternak dengan perbandingan yang dilihat dari Mean Rank dari Mann-Whitney Pengaruh Digitalisasi dengan nilai 24.50 dan Pengaruh tanpa Digitalisasi sebesar 8.50.

References

[1] N, So. (2014). Mengetahui Pengertian Website Dan Jenisnya. In 07/09.
[2] Nurnaningsih, H. (2013). Kajian Filosofi Aqiqah Dan Udhiyah. Jurnal Hukum Diktum.
[3] Pakaya, R., Tapate, A. R., & Suleman, S. (2020). Perancangan Aplikasi Penjualan Hewan Ternak Untuk Qurban Dan Aqiqah Dengan Metode Unified
Modeling Language (UML). Jurnal Technopreneur (JTech). https://doi.org/10.30869/jtech.v8i1.531
[4] Siswanto, T. (2018). Optimalisasi Sosial Media Sebagai Media Pemasaran Usaha Kecil Menengah. Liquidity. https://doi.org/10.32546/lq.v2i1.134
[5] Syarif, A., & Wijayanto, H. (2017). Dan Profesionalisme Terhadap Keputusan Pembelian Online Jasa. Ikraith Informatika.
[6] Watie, E. D. S. (2016). Komunikasi dan Media Sosial (Communications and Social Media). Jurnal The Messenger. ttps://doi.org/10.26623/themessenger.v3i2.270
[7] Martono, Nanang. 2011. Sosiologi Perubahan Sosial. Perspektif Klasik, Modern, Postmodern, dan Psikolonial. Edisi 1. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.
[8] Bungin, Burhan. 2014. Sosiologi Komunikasi. Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Edisi 1. Kencana Prenada Media Group.
Jakarta.
[9] Prof. Dr. Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta. Bandung.
[10] Herdiansyah, Haris. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Untuk Ilmu-ilmu Sosial. Salemba Humanika. Jakarta.
[11] Prof. Dr. Lijan Poltak Sinambela, M.M.,M.Pd. 2014. MetodologiPenelitian Kuantitatif. Untuk Bidang Ilmu Administrasi, Kebijakan Publik, Ekonomi, Sosiologi, Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Graha Ilmu. Yogyakarta
[12] (Guna, 2019). Analisis Sistem Agribisnis Ternak Kambing (Studi Kasus pada Usaha Peternakan Prima Aqiqah di Kota Bandar Lampung). In Digilital Library
Unila
[13] (Pradiani, 2018). Pengaruh Sistem Pemasaran Digital Marketing Terhadap Peningkatan Volume Penjualan Hasil Industri Rumahan. Jurnal Ilmiah Bisnis Dan
Ekonomi Asia. https://doi.org/10.32812/jibeka.v11i2.45

Downloads

Published

2021-11-26

Citation Check