Workshop Pengembangan Kreativitas Seni Gerak Tari Berbasis Kearifan Lokal

Authors

  • Anik Lestariningrum PG-PAUD-FKIP- Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Ayu Titis Rukmana Sari PG-PAUD-FKIP- Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Rosa Imani Khan PG-PAUD-FKIP- Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Ridwan Ridwan PG-PAUD-FKIP- Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia
  • Valensya Puriarantika S PG-PAUD-FKIP- Universitas Nusantara PGRI Kediri, Indonesia

Keywords:

kreativitas, gerak seni tari, kearifan lokal

Abstract

Pembelajaran yang beralih menjadi jarak jauh membuat satu nilai aspek seni anak usia dini juga mengalami permasalahan dalam pengembangannya. Permasalahan terlihat dalam diskusi yang dilakukan di PAUD Labschool UNP Kediri saat peninjauan kurikulum TA 2021-2022 menyatakan kegiatan seni tari selama pandemi dihentikan karena guru belum mempunyai strategi pembelajaran pada anak selain mempertimbangkan kegiatan pelayanan pembelajaran jarak jauh disesuaikan dengan kondisi lembaga saat ini. Oleh karena itu dalam rangka program pengabdian kegiatan masyarakat dirancang oleh Tim PKM difokuskan agar pendidik PAUD dalam menangani masalah dengan memberikan pelatihan dengan pendekatan workshop terkait kreativitas gerak seni tari. Target kegiatan ini sasarannya guru PAUD dimana teknik pelaksanaan dibagi menjadi dua (2) yaitu luring dan daring sasarannya, saat luring bertempat di PAUD Labschool UNP Kediri melibatkan anak-anak praktik langsung beserta gurunya sedangkan luring melalui virtual zoom meeting dengan melibatkan lebih dari 108 peserta memanggil narasumber dari luar yang memiliki kompetensi dalam pengembangan seni anak usia dini. Hasil angket yang disebarkan dari 12 pertanyaan mendapatkan jawaban paling rendah prosesntase 77 % hanya 1 butir pertanyaan yang 11 pertanyaan menujukan hasil 80% dilaksanakan dengan baik hasilnya. Implementasi kegiatan PKM ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan pengetahuan, keterampilan para pendidik PAUD terkait teknik pengembangan seni khususnya gerak tari dasar sesuai usia anak.

References

[1] A. Sutini, “PEMBELAJARAN TARI BAGI ANAK USIA DINI,” Cakrawala Dini J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 3, no. 2, 2018, doi: 10.17509/cd.v3i2.10333.
[2] W. E. Septiani and I. Yeni, “Stimulasi lagu dalam pengembangan seni anak usia dini,” JCE (Journal Child. Educ., vol. 5, no. 1, pp. 96–106, 2021.
[3] R. T. Wulandari, “Pembelajaran Olah Gerak Dan Tari Sebagai Sarana Ekspresi Dan Apresiasi Seni Bagi Anak Usia Dini,” J. Pendidik., pp. 1–18, 2017.
[4] E. Citrowati and F. Mayar, “Strategi Pengembangan Bakat Seni Anak Usia Dini,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 3, no. 3, pp. 1207–1211, 2019, [Online].
Available: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/343.
[5] D. Safitri, A. Lestariningrum, and U. Nusantara, “Penerapan Media Loose Part untuk Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun,” pp. 40–52.
[6] H. Purnomo, “Peran Orang Tua dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak untuk Membangun Karakter Anak Usia Dini,” Pros. Semin. Nas. Parent., pp. 34–
47, 2013.
[7] F. Fitriani, “PENDIDIKAN KEARIFAN LOKAL UNTUK ANAK USIA DINI MELALUI TARI RANUP LAMPUAN PADA ANAK DI TKIT ATHFAL AL QUR’ANIYYAH KOTA BANDA ACEH,” J. Buah Hati, vol. 7, no. 2, pp. 152–168, 2020, doi: 10.46244/buahhati.v7i2.1182.
[8] L. D. Setiawan, “Pendidikan Indonesia Di Tengah Pandemi Covid-19,” Pros. Semin. Bhs. dan Sastra Indones., no. 4, pp. 432–437, 2020.

Downloads

Published

2021-11-26

Citation Check