Pelatihan Pengoperasian dan Perawatan Mesin Cup Sealer Otomatis untuk Meningkatkan usaha Jamu KUBE YARAISYA

Authors

  • Sri Hartati Universitas Veteran Bantara Sukoharjo/Fakultas Pertanian, Indonesia
  • Musabbikhah Musabbikhah Sekolah Tinggi Teknologi ”Warga” Surakarta/Prodi Teknik Mesin, Indonesia
  • Kondang Budiyani Universitas Mercu Buana Yogyakarta/Fakultas Psikologi, Indonesia

Keywords:

MCSS, KUBE Yaraisya, Perawatan

Abstract

Permasalahan yang dhadapi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) YARAISYA di Desa Jemawan Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten yang memproduksi jamu gendong yaitu faktor keamanan pangan masih rendah karena pengetahuan dan pemahaman tentang keamanan pangan anggota KUBE masih minim. Selain itu pada masa pandemi Covid 19 ini berdampak pada penurunan omset penjualan jamu gendong dan tentu saja semangat para anggota KUBE untuk survival juga menurun. Penjualan produk yang kurang memperhatikan higienitas peralatan dan kemasan menjadi permasalahan tambahan. Tujuan kegiatan program pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan solusi dari permasalahan mitra terkait aspek produksi terutama perbaikan kemasan. Metode untuk menyelesaikan permasalahan mitra dalam aspek produksi agar dapat meningkatkan standar mutu produk yang menjamin keamanan produk adalah 1). pelatihan penerapan alat modifikasi cup sealer semiotomatis (MCSS), 2) pendampingan produksi minuman dalam kemasan, 3) perawatan mesin cup sealer semiotomatis. Hasil yang diperoleh dari penerapan MCSS pada KUBE YARAISYA yaitu dapat meningkatkan produksi mencapai 42.1% dari produksi sebelumnya dan terdapat peningkatan hasil penjualan sebesar Rp. 62.500/hari/penjual. Peserta workshop telah dapat melakukan perawatan mesin cup sealer semiotomatis secara mandiri dengan cara perawatan prevenif dan korektif berikut: 1) pemeriksaan dudukan gelas dalam kondisi kering, agar plastik dapat menempel dengan baik, 2) Peserta telah memeriksa gulungan sisa plastik agar tetap rata, 3). Pemeriksaan MCB, 4). Pengecekan temperature control.

References

[1] Fajar Kurniawan. (2013). Manajemen Perawatan Industri Teknik dan Aplikasinya. In Pertama (Ed.), TPM, PM, RPM (Issue Februari). Graha Ilmu.
[2] Hartati, S., Tari, I. N., & Widyastuti, R. (2020). The Development of Diverse, Nutritious, Balanced and Safe (B2SA) Formulation Menu Based on Local Food in Sukoharjo. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 477(Iccd), 669–673.https://doi.org/10.2991/assehr.k.201017.148
[3] Marasabessy, S. A., Henaulu, A. K., & Rumbouw, J. (2020). Analisis Sistem Perawatan Mesin Produksi pada CV Abadi Tiga Mandiri (Studi Kasus Mesin Cup Sealer). KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal, 3(2), 80. https://doi.org/10.25273/kaizen.v3i2.7892
[4] Mochammad Afan Arif Rahman. (2014). RANCANG BANGUN MESIN CUP SEALER SEMI OTOMATIS Mochammad Afan Arif Rahman Arya Mahendra Sakti. Jurusan Teknik Mesin, 1(03), 29–34.
[5] Prahara, S. A., & Budiyani, K. (2018). Pada Orangtua Self-Efficacy Training To Improve Parents ’ Self -Efficacy Toward the Entrepreneurship Ability. InSight, 20(1), 1–14.

Downloads

Published

2021-11-26

Citation Check