Pengaruh Pariwisata Syariah Dan Motivasi Berwisata Terhadap Kepuasan Wisatawan Pada Objek Wisata Syariah Museum Tsunami Aceh, Kota Banda Aceh

Authors

  • Andriansyah Andriansyah Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Beti Nasution Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Onan Marakali Siregar Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Indonesia

Keywords:

Pariwisata Syariah, Motivasi Berwisata, Kepuasan Wisatawan

Abstract

Perkembangan tren pariwisata untuk meningkatkan kepuasan menghadirkan jenis pariwisata yang cocok untuk wisatawan muslim, seperti pariwisata syariah. Selain pariwisata syariah, kepuasan wisatawan dipengaruhi oleh motivasi wisatawan. Kepuasan wisatawan adalah persepsi harapan dengan apa yang dirasakan wisatawan terhadap suatu objek atau kegiatan. Kepuasan menjadi poin penting untuk keberlangsungan objek wisata, karena menyangkut langsung tentang layanan dan produk yang dirasakan wisatawan selama berwisata. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pariwisata syariah dan motivasi berwisata terhadap kepuasan wisatawan pada objek wisata syariah Di Museum Tsunami, Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. pada penelitian ini jumlah sampel yang digunakan sebanyak 96 wisatawan (responden) yang pernah berkunjung ke Museum Tsunami, Banda Aceh, untuk teknik pemungutan sampel menggunakan purposive sampling. Bersumber pada hasil software analisis statistik menunjukkan bahwasanya secara parsial variabel pariwisata syariah berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan dengan sumbangan efektif sebesar 31,73%. Sementara variabel motivasi berwisata berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan wisatawan dengan sumbangan efektif sebesar 13,37%. Bersumber pada hasil software analisis statistik bahwasanya secara serentak variabel pariwisata syariah dan motivasi berwisata berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan sebesar 50%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh yang diberikan sedang. Sedangkan sisanya dapat dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak ada dalam penelitian ini.

References

[1] J. C. Castro, M. Quisimalin, C. de Pablos, V. Gancino, and J. Jerez, “Tourism Marketing: Measuring Tourist Satisfaction,” J. Serv. Sci. Manag., vol. 10, no. 03, pp. 280–308, 2017, doi: 10.4236/jssm.2017.103023.
[2] F. P. Daly, Pengaruh Wisata Halal Terhadap Kepuasan Wisatawan Berkunjung Ke Kota Banda Aceh. UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 2018.
[3] M. S. D. Saputro, Y. Wardi, and A. Abror, “The Effect of Halal Tourism on Customer Satisfaction,” Adv. Econ. Bus. Manag. Res., 2018, doi: 10.2991/piceeba-
18.2018.57.
[4] MasterCard & CrescentRating, “Global Muslim Travel Index 2016,” 2016.
[5] M. Battour, F. Hakimian, M. Ismail, and E. Boğan, “The perception of nonMuslim tourists towards halal tourism: Evidence from Turkey and Malaysia,”
J. Islam. Mark., vol. 9, no. 4, pp. 823–840, 2018, doi: 10.1108/JIMA-07-2017-0072.
[6] R. T. Ratnasari, “Halal Tourism Based on Value Creation,” al-Uqud J. Islam. Econ., vol. 4, no. 2, pp. 268–284, 2020.
[7] R. L. Oliver and J. E. Swan, “Consumer Perceptions of Interpersonal Equity and Satisfaction in Transactions: A Field Survey Approach,” J. Mark., vol. 53, no. 2, p. 21, 1989, doi: 10.2307/1251411.
[8] F. Rahmiati, N. A. Othman, and V. Bonavisi, “Travel Motivation and Domestic Tourist Satisfaction in Bali, Indonesia,” Int. J. Bus. Stud., vol. 2, no. 2, pp. 105–110, 2018, doi: 10.32924/ijbs.v2i2.58.
[9] M. Battour, M. N. Ismail, M. Battor, and M. Awais, “Islamic tourism: an empirical examination of travel motivation and satisfaction in Malaysia,” Curr.
Issues Tour., vol. 20, no. 1, pp. 50–67, 2017, doi: 10.1080/13683500.2014.965665.
[10] M. Carboni, C. Perelli, and G. Sistu, “Is Islamic tourism a viable option for Tunisian tourism? Insights from Djerba,” Tour. Manag. Perspect., vol. 11, pp. 1–9, 2014.
[11] G. R. Chandra, “Halal Tourism; a New Goldmine for Tourism,” Int. J. Bus.Manag. Res., vol. 4, no. 6, pp. 45–61, 2014.
[12] Dinas kebudayaan dan Pariwisata, “Laporan Kinerja (LKJ) Tahun 2019,” Aceh, 2020. [Online]. Available: http://disbudpar.acehprov.go.id/ppid/.
[13] Masriadi, “Temuan BI Lhokseumawe, Ini Kendala Pengembangan Pariwisata Aceh,” 2018. [Online]. Available: https://travel.kompas.com/read/2018/07/18/172200827/temuan-bilhokseumawe-ini-kendala-pengembangan-pariwisata-aceh.
[14] U. Priyadi, Pariwisata Syariah: Prospek dan Perkembangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2016.
[15] D. Sumiati, “Intercultural Communication Based on Local Wisdom That Made the People of Bali Reject Sharia Tourism,” Asian J. Media Commun., vol. 1, no. 2, pp. 137–146, 2017.
[16] S. Sutikno, A. Kamil, and M. S. Hanapi, “Madura Development Plan As A Destination Syariah Indonesia Tourism,” Amwaluna J. Ekon. dan Keuang. Syariah, vol. 4, no. 1, pp. 127–138, 2020.
[17] S. Page, Tourism management: Managing for change third edition. Oxford: Routledge, 2009.
[18] I. G. B. R. Utama, Pemasaran Pariwisata, Yogyakarta. Andi, 2017.
[19] G. F. Ross, Psikologi Pariwisata. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1998.
[20] F. Faulina, E. Siregar, V. Novita, and S. Arimbi, “Push and pull motivations on halal tourism,” J. Indones. Tour. Dev. Stud., vol. 8, no. 2, pp. 71–78, 2020.
[21] I. J. Sudaryanti and R. Rosita, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Wisatawan Dalam Melakukan Wisata Heritage Di Kawasan Braga
Kota Bandung,” J. Manaj. Resort dan Leis., vol. 12, no. 1, 2015.
[22] N. Lu. H. Andayani, Manajemen Pemasaran pariwisata. Singaraja, 2014.
[23] P. Ginting, Pemasaran pariwisata: studi empiris tentang kepuasan dan kunjungan berkelanjutan pariwisata Sumatera Utara. Medan: USU Press, 2005.
[24] I. K. Suwena and I. G. N. Widyatmaja, Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Bali:Penerbit Andi, 2017.
[25] Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2013.
[26] S. V Wiratna, Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press, 2015.
[27] S. H. Situmorang and M. Lutfi, “Analisis Data. Edisi ke 3.” USU Press Medan, 2014.
[28] H. Awalia, “Komodifikasi Pariwisata Halal NTB dalam Promosi Destinasi Wisata Islami di Indonesia,” J. Stud. Komun. (Indonesian J. Commun. Stud., vol. 1,no. 1, pp. 19–30, 2017, doi: 10.25139/jsk.v1i1.64.
[29] F. Tjiptono, “Service Management Mewujudkan Layanan Prima (III),” Andi Offset, 2017.

Downloads

Published

2021-12-27

Citation Check