https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/issue/feed Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) 2023-12-02T10:38:13+00:00 Sekretaris Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) jikiusahidsolo@gmail.com Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) merupakan jurnal atau redaksi ilmiah yang diterbitkan oleh program Studi Keperawatan Universitas Sahid Surakarta yang terbit 2 kali dalam setahun dan memuat 8 artiket tiap terbitan. JIKI memuat naskah ilmiah yang dapat memenuhi tujuan penerbitan jurnal yaitu <em>trend</em> keperawatan terbaru, inovasi dalam bidang keperawatan serta <em>issue</em> dalam bidang keperawatan. Seperti Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Gawat darurat dan Bencana, Kepererawatan Komunitas dan keluraga serta Manajemen Keperawatan. Tulisan hendaknya memberi informasi baru, menarik minat dan memperluas wawasan perawat baik praktisi maupun akademisi.Untuk itu JIKI menerima naskah untuk umum yang berkaitan dengan keperawatan. JIKI Sudah memiliki No. ISSN 1979-8261 dan E-ISSN 2657-0076.</p> https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/article/view/1305 PENGARUH SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP BURNOUT PERAWAT DI RUANG IGD RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO KABUPATEN WONOGIRI 2023-10-31T07:08:02+00:00 Faridha Aris Setyawan arisperawatigd@gmail.com Atik Aryani atikaryani@usahidsolo.ac.id Sutrisno sutrisno@usahidsolo.ac.id <p><em>Burnout</em> menjadi persoalan serius di rumah sakit karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif baik bagi perawat, pasien maupun tempat kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi burnout pada perawat melalui terapi <em>Spiritual Emotional Freedom Technique</em> (SEFT) untuk menekan gejala burnout. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh <em>Spiritual Emotional Freedom Technique</em> (SEFT) terhadap burnout perawat di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri. Rancangan penelitian menggunakan pre eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 28 perawat IGD. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 28 sampel. Penelitian ini telah dilakukan di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri. Data penelitian di analisis menggunakan uji paired samples test. Hasil penelitian menunjukkan burnout sebelum dilakukan SEFT rata-rata 47,71 dan setelah dilakukan SEFT rata-rata 40,14. Hasil uji paired samples test diketahui p value 0,001 (p &lt; 0,05). Kesimpulan: ada pengaruh <em>spiritual emotional freedom technique</em> (SEFT) terhadap <em>burnout</em> perawat di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri</p> 2023-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 Faridha Aris Setyawan, Atik Aryani, Sutrisno https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/article/view/1486 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN NIAT UNTUK MELAKUKAN VCT PADA POPULASI BERESIKO DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOYOLALI II 2023-11-01T02:48:27+00:00 Sutanta Sutanta paksutanta@gmail.com Ilma Widiya Sari paksutanta@gmail.com Hana Rosiana Ulfa paksutanta@gmail.com Habid Al Hasbi Habid.al@gmail.com Ahmad Syamsul Bahri paksutanta@gmail.com Rismawati Rismawati rismawati.eub@gmail.com Kusworo Sri Handoyo kusworo@gmail.com <p>Jumlah penderita HIV/AIDS semakin meningkat di seluruh dunia, begitu pula di Indonesia. Pemerintah telah menerapkan beberapa kebijakan dan kegiatan dalam upaya mencegah penyebaran penyakit yang lebih luas. Program tes dan tes sukarela yang dilaksanakan puskesmas sampai saat ini masih belum ideal karena kesadaran masyarakat terhadap isu HIV/AIDS masih sangat rendah. Peran penting tenaga kesehatan khususnya puskesmas terdekat dengan masyarakat adalah memberikan edukasi mengenai risiko HIV agar kelompok berisiko siap dan bersedia menjalani tes dan tes sukarela. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan niat menjalani tes dan tes sukarela pada kelompok risiko di wilayah kerja Puskesmas Boyolali II. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian analitik. Desain penelitian menggunakan metode crossectional dengan menggunakan uji statistik <em>rank Spearman. </em>Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa dari 46 responden penelitian, sebagian besar memiliki karakteristik jenis kelamin perempuan sebanyak 30 orang (65,2%). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan HIV/AIDS di kategori kurang sebanyak 22 orang (47,8%) dan sebagian besar mempunyai niat untuk melakukan VCT sebanyak 19 orang (41,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan niat melaksanakan vCT pada kelompok risiko di wilayah kerja Puskesmas Bojolali II dengan p = 0,020 (p &lt; 0,05).</p> 2023-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 Sutanta Sutanta, Ilma Widiya Sari, Hana Rosiana Ulfa, Ahmad Syamsul Bahri, Kusworo Sri Handoyo https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/article/view/1304 HUBUNGAN SUPPORT SYSTEM KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PERAWAT DI RUANG PENYAKIT MENULAR RSUD dr SOEDIRAN MANGUN SUMARSO 2023-11-01T07:24:08+00:00 susilo yuswowidodo susiloyuswowidodo@gmail.com Indriyati indriyati@usahidsolo.ac.id Fajar Alam Putra fajaralamputra@usahidsolo.ac.id <p>Perawat adalah tenaga kesehatan yang secara langsung kontak dengan manusia. Kontak secara langsung dapat meningkatkan resiko infeksi penyakit menular sehingga kecemasan perawat dapat meningkat seiring dengan resiko penularan penyakit. <em>Support system</em> keluarga sangat diperlukan untuk membantu perawat yang bertugas di ruang penyakit menular agar kecemasan yang dirasakan tidak semakin meningkat. Tujaun untuk mengetahui hubungan <em>support system</em> keluarga dengan tingkat kecemasan perawat di ruang penyakit menular RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif korelasional dengan rancangan penelitian menggunakan <em>cross–sectional.</em> Sampel seluruh perawat yang bertugas di ruang penyakit menular sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner <em>support</em> <em>system</em> keluarga dan kuesioner kecemasan menggunakan <em>Hamilton Rating Scale for Anxiety </em>(HRS-A). Analisis data menggunakan uji <em>Kendall tau. </em>Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 14 responden mendapat <em>s</em><em>upport system </em>keluarga yang baik (43,8%) dan 18 responden dengan <em>support system</em> keluarga yang cukup (56,3%). Sebanyak 7 responden tidak mengalami cemas (21,9%), 13 responden mengalami cemas ringan (40,6%) dan 12 responden mengalami cemas sedang (37,5%). Hasil uji <em>Kendall tau</em> diperoleh nilai signifikansi p = 0,001. Kesimpulan: Ada hubungan <em>support system</em> keluarga dengan tingkat kecemasan perawat di ruang penyakit menular RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso.</p> 2023-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 susilo yuswowidodo, Indriyati, Fajar Alam Putra https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/article/view/1389 HUBUNGAN WAKTU TUNGGU (LENGTH OF STAY) DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA KELUARGA PASIEN DI IGD RS ORTOPEDI PROF DR R SOEHARSO SURAKARTA 2023-11-09T03:08:08+00:00 Adi Fitrianto adif25@gmail.com Widiyono widiyono@usahidsolo.ac.id Sutrisno sutrisno@usahid.ac.id <p>Salah satu bentuk mutu pelayanan yang sering dikeluhkan keluarga pasien adalah waktu tunggu. Waktu tunggu adalah waktu pasien tiba di IGD yang dimulai dari pendaftaran sampai administrasi atau dari proses triase sampai selesai pelayanan di IGD. Menunggu dapat memberikan suatu reaksi emosional bagi keluarga pasien, seperti kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu (<em>length of stay) </em>dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di IGD RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah <em>cross sectional. </em>Sampel penelitian ini adalah keluarga pasien yang memenuhi kriteria inklusi penelitian sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara <em>purposive sampling. </em>Analisis data dilakukan dengan uji normalitas <em>Kolmogorov-Smirnov, </em>yang dilanjutkan analisi uji korelasi <em>Spearman. </em>Pengumpulan data menggunakan kuesioner HADS dan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh <em>p-value </em>0.047&lt;0.05 yang menunjukkan terdapat hubungan antara waktu tunggu dengan tingkat kecemasan keluarga di IGD RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta.</p> <p> </p> 2023-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 Adi Fitrianto, Widiyono, Sutrisno https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/article/view/1309 HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO 2023-11-09T13:52:23+00:00 Heni Nur Hayati henimamanaufal@gmail.com Anik Suwarni aniksw2006@gmail.com Atik Aryani atikaryani@usahidsolo.ac.id <p>Pelayanan keperawatan gawat darurat meliputi pelayanan keperawatan yang ditujukan kepada pasien gawat darurat yaitu pasien dalam keadaan gawat dan mengancam nyawa. Perawat yang bertugas di IGD dalam memberikan pelayanan kesehatan harus dapat melakukan komunikasi terapeutik dengan baik agar keluarga pasien dapat merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diterima pasien. Perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik diperlukan rasa empati sehingga meningkatkan kepuasan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian deskriptif korelasional dan menggunakan desain <em>cross-sectional. </em>Sampel sebanyak 92 keluarga pasien yang mengantar pasien di IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso dengan teknik sampling menggunakan <em>purposive</em> <em>sampling</em>. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik dan kepuasan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi <em>Rank</em> <em>Spearman</em>. Hasil penelitian ini Sebanyak 47 responden (51,1%) menyatakan perawat sudah melakukan komunikasi terapeutik dengan baik sementara 45 responden (48,9%) menyatakan kurang baik. Sebanyak 53 responden (57,6%) merasa puas dalam pelayanan IGD dan 39 responden (42,4%) merasa tidak puas. Hasil uji <em>Rank Spearman</em> diperoleh nilai rho = 0,603 dan <em>p value</em> = 0,001. Kesimpulannya ada hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso.</p> 2023-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 Heni Nur Hayati, Anik Suwarni, Atik Aryani https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/article/view/1308 PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP INTENSITAS NYERI POST OPERASI HERNIA DI RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO 2023-11-13T02:03:24+00:00 Rudhy Pramono rudhypapanaufal@gmail.com Vitri Dyah Herawati mubaroktri@gmail.com Indriyati Indriyati indriyati@usahidsolo.ac.id <p>Pasien post operasi hernia yang mengalami nyeri yang tidak mendapatkan penanganan yang tepat dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman dan tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Salah satu upaya untuk membantu menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi hernia adalah dengan latihan mobilisasi dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri post operasi hernia di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen dengan rancangan one grup pre test and post test. Sampel penelitian adalah 16 pasien post operasi Hernia di ranap RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan SPO mobilisasi dini dilakukan setelah 8 jam post operasi. Latihan mobilisasi dini dilakukan dengan frekuensi 3 kali sehari selama 3 hari. Alat ukur tingkat nyeri menggunakan Numerical Rating Scale. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Seluruh responden post operasi hernia mengalami nyeri sedang (100%) sebelum melakukan mobilisasi dini dan setelah melakukan mobilisasi dini diketahui 5 responden dengan nyeri ringan (31,3%) dan 11 responden dengan nyeri sedang (68,8%). Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi p = 0,001. Kesimpulan: Ada pengaruh mobilisasi dini terhadap intensitas nyeri post operasi hernia di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso</p> 2023-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 Rudhy Pramono, Vitri Dyah Herawati, Indriyati Indriyati https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/article/view/1288 HUBUNGAN DURASI DAN FREKUENSI BERMAIN GAME ONLINE DENGAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL REMAJA DI SMP NEGERI 1 JATIPURO KABUPATEN KARANGANYAR 2023-11-16T04:01:42+00:00 Agustinus Lisdiarta Lisdiarta agust.jtp@gmail.com Anik Suwarni aniksw2006@gmail.com Vitri Dyah Herawati mubaroktri@gmail.com <p><em>Game online</em> menjadi permainan yang sangat marak dan sangat digemari. <em>Game online</em> memungkinkan pemain untuk bertemu dengan berbagi orang dari berbagai wilayah dan dari berbagai kategori usia. Bermain game online yang dilakukan dengan durasi dan frekuensi tinggi dapat mempengaruhi mental emosional pada penggunanya. Tujuan: Mengetahui hubungan durasi dan frekuensi bermain game online dengan masalah mental emosional remaja di SMP Negeri 1 Jatipuro Kabupaten Karanganyar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasi dengan rancangan <em>Cross Sectional</em>. Sampel penelitian adalah 66 siswa/siswi kelas VII SMP Negeri 1 Jatipuro Kabupaten Karanganyar dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner durasi, frekuensi bermain game online, serta penilaian masalah mental emosional mengunakan kuisioner SDQ (<em>Strength Difficulties Questionnaire</em>). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Kendall tau dan regresi linier berganda. Hasil: Sebanyak 27 orang (40,9%) bermain permainan game online dengan durasi sedang. sebanyak 27 orang (40,9%) bermain permainan game online dengan frekuensi sedang. 30 orang (45,5%) mempunyai masalah mental emosional kategori borderline. Hasil uji Kendall tau durasi dan frekuensi bermain game online dengan masalah mental emosional masing-masing diperoleh nilai p = 0,001. Hasil uji regresi linier berganda diperoleh nilai p = 0,001. Kesimpulan: Ada hubungan durasi dan frekuensi bermain game online dengan masalah mental emosional remaja di SMP Negeri 1 Jatipuro Kabupaten Karanganyar</p> 2023-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 Agustinus Lisdiarta Lisdiarta, Anik Suwarni, Vitri Dyah Herawati https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/JIKI/article/view/1565 GAMBARAN REGULASI EMOSI PADA KORBAN BULLYING DI SMK MUHAMMADIYAH KARTASURA 2023-12-02T10:38:13+00:00 Ezra Addo Setiawan addosetiawan15@gmail.com Sri Ernawati sriernawati@usahidsolo.ac.ic <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara lebih dalam mengenai bagaimana regulasi emosi yang ditunjukkan pada korban bullying serta untuk mengetahui mengapa korban bullying tidak melakukan tindakan balasan atas apa yang diterimanya. Metode yg digunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Penulis yang akan menjadi instrument dalam penelitian dan analisis dilakukan secara terus menerus dari awal penelitian hingga analisis data. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 7 orang yang dimana 5 siswa korban bullying kelas 11 SMK Muhammadiyah Kartasura dan 2 guru BK sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan metode interview/wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil wawancara dari ke 7 subjek, dapat diperoleh bahwa hampir semua korban bullying di SMK Muhammadiyah Kartasura sebagian besar mendapat bullying secara verbal seperti body shamming, mengejek dengan nama ortu dan sangat jarang adanya bullying secara fisik. Para korban lebih menghiraukan bullying yang diarahkan ke mereka. Korban memiliki regulasi emosi yang cukup baik dalam menghadapi perundungan, tidak mengambil keputusan yang gegabah.Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa subjek yang menjadi korban bullying di SMK Muhammadiyah Kartasura memiliki regulasi emosi yang baik dalam mengatasi suatu permasalahan. Hal ini disebabkan karena subjek memiliki kemampuan untuk menahan diri dan tidak terpengaruh dampak negatif dari bullying tersebut membuat subjek tetap dapat berpikir dengan baik serta mampu mengontrol emosinya. Dengan mempertimbangkan dampak yang lebih buruk dari membalas pelaku maupun melaporkan ke guru atau orang tua, membuat korban belajar menahan emosinya</p> 2023-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 Ezra Addo Setiawan, Sri Ernawati