GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG MACAM RIMPANG TEMU SEBAGAI JAMU DI INDONESIA

Authors

  • Edhita Putri Daryanti Program Studi D-3 Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani, Indonesia
  • Dwi Zahara Asriningtyas Program Studi D-3 Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani, Indonesia
  • Farah Widya Kautsari Program Studi D-3 Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani, Indonesia

Keywords:

Indonesia, Pengetahuan, Masyarakat, rimpang temu

Abstract

Indonesia memiliki biodiversitas tanaman obat yang melimpah, termasuk tanaman obat. Temu merupakan tanaman khas Indonesia yang umumnya dimanfaatkan sebagai jamu. Jenis temu diantaranya temulawak (Curcuma zanthoriza), temu hitam (Curcuma aeruginosa), temu kunci (Boesenbergia rotunda), temu rapet (Kaempferia rotunda), temu giring (Curcuma heyneana), temu putih (Curcuma zedoaria) dan temu mangga (Curcuma amada). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat Indonesia tentang rimpang temu sebagai jamu. Metode penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kualitatif, teknik Purposive Sampling dengan responden sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat paling banyak mengetahu temulawak (100%) dan paling sedikit temu rapet (9%), rentang usia responden paling banyak 18-23 tahun (46%) dengan tingkat pendidikan responden paling banyak Sarjana S-1 dan Diploma 3 (52%), tingkat pengetahuan tentang manfaat temu kategori kurang (46%), tingkat pemanfaatan rimpang temu kategori cukup (50%), dan tingkat mengkonsumsi temu sebagai jamu kategori kurang (47%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat tentang macam rimpang temu sebagai jamu di Indonesia perlu ditingkatkan.

Downloads

Published

2022-12-06

Issue

Section

Articles

Citation Check