Desain Parkiran dan Pengisian Bahan Bakar di Kampung Wisata Klengkeng Desa Simoketawang Sidoarjo

Authors

  • Muhammad Faisal Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia
  • Febby Rahmatullah Masruchin Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia
  • Rheina Dwi Qurani Anggraeni Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia
  • Surya Dirgantara Putra Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia
  • Indra Maulana Sunarto Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia
  • Khoirul Ashab Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia
  • Nanda Reza Mahendra Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

Keywords:

Parkiran, Kampung Wisata Klengkeng, Pengisian Bahan Bakar, Desa Simoketawang, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Abstract

Desa Simoketawang ialah sebuah desa yang berada di wilayah kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo, jawa timur. Desa ini akan membuat inovasi yaitu kampung wisata agar perekonomian warga sekitar dapat terbantu oleh program ini. Program ini digagas oleh kepala Desa Simoketawang sejak 2018 atas dasar ingin meningkatkan pendapatan asli desa sekaligus kesejaterahaan warganya. Awal mula terwujudnya kampung wisata ini dimulai dari bantuan dana dari bupati Sidoarjo dengan memberikan 500 bibit kelengkeng siap tanam untuk di budidayakan oleh Bumdes dan Pemdes. Bibit kelengkeng yang di tanam berjenis new crystal. Jenis ini Ketika panen dapat menghasilkan 2,5 kuintal buah per pohon. Desa ini akan mengolah hasil panen buah pembahasan pertama adalah tahap suvei lapangan melaui tinjaun lokasi ,pengukuran lahan dan pendataan objek. Hal ini dilakukan dengan sketsa, wawancara dengan perangkat desa dan warga setempat, mem–foto dan mem-video dengan target menemukan karakter lokasi yang akan dibangun. Kedua, tahap pemahaman objek berisikajian literatur dan studi banding dengan target menemukan karakter objek dan karakter pelaku. Ketiga, tahap penetapan konsep yang didasarkan pada temuan gambar layout plan dan denah parkiran dan tempat pengisian bahan bakar. Penglibatan masyarakat sacara bertahap terdapat pada semua proses desain berupa sumbangan dana, pikiran , pengambilan keputusan dan representatif. Kesimpulan desain parkiran dan pengisian bahan bakar merupakan desain yang khas dengan menggunakan konsep tradisional, karena menyamakan dengan desain kebun klengkeng yang sudah dibangun. Konsep seperti banyak disukai masyarakat karena selain dapat meningkatkan rasa cinta kita dengan desain – desain jaman dulu. kelengkeng menjadi produk olahan seperti jus klengkeng, kopi biji kelengkeng, selai kelengkeng serta produk olahan lainya. Untuk mewujudkan kampung wisata di Desa Simoketawang, pihak pemerintah desa bekerja sama dengan dosen dan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya guna membangun faslitas dan mebuat konsep kampung wisata. Fasilitas yang sudah terbangun ialah Kebun klengkeng, Pujasera, dan Ruko Bumdes. Untuk itu permasalahannya bahwa fasilitas yang sudah dibangun kurang meningkatkan pengunjung untuk mengungunjungi Kampung wisata klengkeng. Dengan bekerja sama dengan pihak dosen dan mahasiswa ingin melengkapi fasilitas di Kampung wisata klengkeng ini. Untuk itu pihak dosen, mahasiswa dan pemerintah desa membagi lokasi – lokasi untuk tempat fasilitas yang ada di kampung wisata klengkeng, dan kelompok kami mendapatkan tugas untuk mendesainkan parkiran dan pengisian bahan bakar, fasilitas ini bermanfaat untuk tempat parkir pengunjung dan tempat pengisian bahan bakar untuk pengunjung dan masyarakat setempat yang mengunjungi kampung wisata klengkeng. Kebaruan desain parkiran dan pengisian bahan bakar ini terletak pada konsepnya yaitu berkonsep tradisional dikarenakan menyesuaikan dengan fasilitas yang sudah dibangun yaitu kebun klengkeng yang memiliki konsep tradisional dengan menggunakan pagar yang bertema seperti kerajaan majapahit. Tahapan mendesian ini terdiri dari empat tahapan yaitu: Tahap menyurvei lapangan, Tahap pemahaman objek, Tahap penerapan konsep dan Tahap mendesain. Setiap tahapan melibatkan masyarakat Desa Simoketawang meliputi Kepala Desa, Perangkat Desa, Bumdes SimoDjojo Makmur, Karang taruna dan Masyarakat setempat. Hasil dan

References

Downloads

Published

2022-12-06

Issue

Section

Articles

Citation Check