Strategi Pengelolaan Program Radio Kiss FM Medan ditengah-Tengah Keinginan Pendengar Milenial

Authors

  • Mohammad Rakha Daulay Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Onan Marakali Siregar Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara, Indonesia

Keywords:

Radio, Milenial, Strategi Program, Pendengar Radio

Abstract

Radio adalah salah satu bentuk media tertua yang saat ini masih dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Kota Medan. Pada masa ini radio lebih diutamakan sebagai media hiburan yang mana ternyata sebagian besar pendengar radio saat ini adalah Milenial. Salah satu radio yang identik dengan milenial adalah radio Kiss FM Medan karena Kiss FM dinilai konsisten dengan konsep anak muda dan jumlah pendengar muda yang banyak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengelolaan program yang dimiliki Kiss FM Medan sehingga mampu meraup pendengar-pendengar milenial. Penelitian ini juga akan melihat apakah strategi yang dilakukan Kiss FM sudah benar-benar tepat dan bisa memenuhi keinginan para pendengar milenial ini. Bentuk penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan didukung dengan pengambilan data kuantitatif. Penelitian ini bermaksud menggambarkan kejadian atau fakta yang terdapat pada suatu objek penelitian dengan cara melakukan wawancara yang dibandingkan dengan data pendukung yang didapatkan dengan cara penyebaran kuesioner. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa Radio Kiss FM Medan memiliki strategi yang tepat, dengan menggunakan social media untuk mempromosikan penyiar dan kontennya kepada pendengar. Disamping itu, social media juga digunakan untuk berinteraksi secara langsung lewat portal yang sama untuk mengetahui konten seperti apa yang disukai pendengar. Kiss FM Medan juga mengedepankan pemilihan musik dan juga personality penyiar untuk mendapatkan jumlah pendengar yang lebih banyak lagi, karena menurut survei, musik dan personality penyiar adalah hal yang paling diminati pendengar milenial.

References

[1] Nielsen, “Radio Masih Memiliki Tempat Di Hati Pendengarnya,” 2016. [Online].Available: https://www.nielsen.com/id/en/press-releases/2016/radio-masihmemiliki-tempat-di-hati-pendengarnya/.
[2] M. Lubis, “Belanja Iklan 2019 Ditutup Dengan Tren Positif,” 2020. [Online].Available: https://www.nielsen.com/id/id/press-releases/2020/belanja-iklan-2019-ditutup-dengan-tren-positif/.
[3] F. Rangkuti, Teknik Membedah Kasus Bisnis Analisis SWOT: Cara Perhitungan Bobot,Rating dan OCAI. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2013.
[4] M. Abdullah, “Manajemen dan evaluasi kinerja karyawan.” Aswaja Pressindo,2014.
[5] M. S. . Hasibuan, Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
[6] Masduki, Menjadi Broadcaster Profesional. Yogyakarta: Pustaka Populer, 2004.
[7] Djaali, Psikologi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
[8] A. M. Sardiman, Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.
[9] Yuswohady, “Millennial Trends 2016,” 2016. [Online]. Available:https://www.yuswohady.com/2016/01/17/millennial-trends-2016/.
[10] P. Taylor, S. Keeter, and P. R. Center, Millennials: A Portrait of Generation Next: Confident, Connected, Open to Change. Washington D.C: Pew Research Center, 2010.
[11] Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, “Penetrasi dan Profil Perilaku Pengguna Internet Indonesia,” APJII, Jakarta, 2018.
[12] H. Harliantara, “Website pada Industri Penyiaran Radio di Indonesia: Live Streaming dan Podcasting,” J. Stud. Komun., vol. 3, no. 1, pp. 82–100, 2019.
[13] H. Usman and P. S. Akbar, Metodologi penelitian sosial. Jakarta: Bumi Aksara, 2009.

Downloads

Published

2021-11-26

Citation Check