Analisis Beban Kerja, Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Dalam Mengoptimalkan Kinerja Pegawai Pada Badan Perencanaan Penelitian Dan Pengembangan (BAPERLITBANG) Kabupaten Karanganyar
DOI:
https://doi.org/10.47942/iab.v14i2.2297Abstract
Employee performance is an important factor in supporting the effectiveness of public organizations, particularly in government institutions responsible for regional planning, research, and development. Issues related to workload distribution, work discipline, and work motivation need to be examined because they may influence the optimization of employee performance. This study aims to analyze the effects of workload, work discipline, and work motivation on employee performance at the Regional Development Planning, Research, and Development Agency (BAPERLITBANG) of Karanganyar Regency, both individually and jointly. This study employed a descriptive quantitative approach using a saturated sampling technique involving 41 employees. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25. The results show that workload has no significant effect on employee performance, that work discipline has a significant effect, and that work motivation has no significant effect. Simultaneously, workload, work discipline, and work motivation have a significant effect on employee performance, with an R² value of 0.440. These findings indicate that strengthening work discipline is the main factor in optimizing employee performance, supported by appropriate workload management and continuous improvement of employee motivation.
Downloads
References
Adityawarman, Y., Sanim, B., & Sinaga, B. M. (2015). Pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Krekot. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 6(1), 35–44.
Afrianty, T., Utami, H. N., & Iqbal, M. (2015). Pengaruh faktor stres kerja terhadap kinerja karyawan: Studi pada karyawan Plasa Telkom Group Malang. Jurnal Administrasi Bisnis, 1(1), 1–10.
Astianto, A., & Suprihhadi, H. (2014). Pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan PDAM Surabaya. Jurnal Ilmu & Riset Manajemen, 3(7), 1–17.
Asriani, D., Muchran, B. L., & Abdullah, I. (2018). Pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar. Jurnal Profitability Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2(2), 58–69.
Azizah, H. N. (2018). Pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan dengan stres kerja sebagai variabel mediasi pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Purworejo [Skripsi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta].
Chandra, R., & Adriansyah, D. (2017). Pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Mega Auto Central Finance Cabang di Langsa. Jurnal Manajemen dan Keuangan, 6(1), 670–678.
Ekhsan, M., Hidayat, R., & Parashakti, R. D. (2021). Pengaruh pengawasan, kompensasi, dan punishment terhadap kinerja karyawan: Studi pada PT IEI Cikarang. Jurnal Perspektif Manajerial dan Kewirausahaan, 1(1), 26–39.
Hamdani, W., & Handoyo, S. (2012). Hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan stres kerja karyawan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 1(2), 1–11.
Haryanti, Aini, F., & Purwaningsih, P. (2013). Hubungan antara beban kerja dengan stres kerja perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabupaten Semarang. Jurnal Manajemen Keperawatan, 1(1), 48–56.
Henani, T. R. P. (2018). Pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan: Studi kasus PT Pegadaian (Persero) Cabang Wonosobo [Skripsi, Universitas Sanata Dharma].
Ilyas, Y. (2002). Kinerja: Teori, penilaian, dan penelitian. Depok: Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan FKM UI.
Irwandy. (2007). Faktor-faktor yang berhubungan dengan beban kerja perawat di Unit Rawat Inap RSJ Dadi Makassar tahun 2005 [Tesis magister, Universitas Hasanuddin].
Mahfudz, M. (2017). Pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan dan stres kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan divisi sales consumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Jurnal Eksekutif, 14(1), 51–75.
Mangkuprawira, S., & Hubeis, A. V. (2007). Manajemen mutu sumber daya manusia. Bogor: Ghalia Indonesia.
Mudayana, A. A. (2010). Pengaruh motivasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul. Kes Mas: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 84–92.
Munandar, A. S. (2008). Psikologi industri dan organisasi. Jakarta: UI Press.
Paramitadewi, K. F. (2017). Pengaruh beban kerja dan kompensasi terhadap kinerja pegawai Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 6(6), 3370–3397.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pedoman Analisis Beban Kerja di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.
Sanjaya, F. (2012). Pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan dengan kecerdasan emosi sebagai moderating variable. Management Analysis Journal, 1(2).
Sholihin, M., & Ratmono, D. (2013). Analisis SEM-PLS dengan WarpPLS 3.0 untuk hubungan nonlinier dalam penelitian sosial dan bisnis. Yogyakarta: ANDI.
Silfiana, M., Tobing, D. S. K., & Nusbantoro, A. J. (2016). Pengaruh konflik peran ganda dan beban kerja terhadap kinerja dengan stres kerja sebagai variabel intervening pada karyawati PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Jember Alun-alun [Skripsi, Universitas Jember].
Sitepu, A. T. (2013). Beban kerja dan motivasi pengaruhnya terhadap kinerja karyawan pada PT Bank Tabungan Negara Tbk Cabang Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 1(4), 1123–1133.
Utari, N. (2021). Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pada pegawai Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan [Skripsi, Universitas Medan Area].
Wartono, T. (2017). Pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan: Studi pada karyawan Majalah Mother and Baby. KREATIF: Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang, 4(2), 41–55.




