Manifestasi Kecemasan dan Depresi dalam Perilaku Digital: Analisis Psikologis terhadap Siklus Doomscrolling pada Mahasiswa
Analisis Psikologis Terhadap Siklus Doomscrolling pada mahasiswa
Keywords:
Doomscrolling, Social Media Fatigue, Mahasiswa, Kesehatan Mental, Kesejahteraan PsikologisAbstract
Integrasi media sosial dalam kehidupan mahasiswa membawa risiko psikologis baru berupa perilaku doomscrolling dan social media fatigue yang mengancam kesejahteraan mental. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika psikologis di balik perilaku doomscrolling serta mengurai keterkaitannya dengan simptom depresi dan kecemasan pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2021 hingga 2026. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) untuk menyintesis temuan empiris terkait variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doomscrolling memicu kondisi brain rot yang ditandai dengan degradasi kapasitas atensi dan reaktivitas emosional berlebih. Analisis data mengonfirmasi bahwa perilaku ini berkontribusi sebesar 33,5% terhadap peningkatan kecemasan mahasiswa, terutama pada fase emerging adulthood yang dipicu oleh faktor Fear of Missing Out (FOMO) dan kebutuhan validasi sosial. Simpulan penelitian menegaskan bahwa doomscrolling merupakan ancaman serius bagi kesehatan mental yang memerlukan intervensi melalui layanan konseling digital, penguatan literasi digital, serta manajemen waktu layar untuk memulihkan keseimbangan emosional mahasiswa.






