PENENTUAN JUMLAH SERVER UNTUK MENGURAI ANTRIAN STUDI KASUS BANK XYZ

Penulis

  • Ardianto Risqi Barata Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta
  • Bekti Nugrahadi Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta
  • Yunita Primasanti Program Studi Teknik Industri, Universitas Sahid Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.47942/jimstek.v8i01.2117

Kata Kunci:

Teori Antrian, Jumlah Server, WinQSB, Utilisasi, Antrian Bank, Customer Experience, M/M/s.

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan jumlah server (Teller dan Customer Service) dalam mengatasi masalah antrian panjang di Bank XYZ yang berdampak pada ketidaknyamanan nasabah dan tidak efisien dari sisi operasional. Menggunakan pendekatan teori antrian model M/M/s dan simulasi berbantuan software WinQSB, penelitian menganalisis data operasional selama tiga bulan (April-Juni 2025) yang mencakup tingkat kedatangan nasabah (arrival rate), waktu pelayanan (service rate), dan utilisasi server Hasil analisis menunjukkan pola utilisasi yang fluktuatif: pada April, Customer Service mencapai utilisasi optimal 77,33% sementara Teller hanya 19,85% (underutilized); Mei menunjukkan kondisi sebaliknya dengan Teller 82% (optimal) tetapi Customer Service turun drastis ke 36,62%; sedangkan di Juni kedua server mengalami overload dengan utilisasi melebihi 93%. Berdasarkan simulasi, direkomendasikan penyesuaian dinamis jumlah server: April (3 CS dan 1 Teller), Mei (2 CS dan 3 Teller), serta Juni (6 CS dan 5 Teller). Implikasi penelitian merekomendasikan penerapan sistem manajemen server yang adaptif berbasis data real-time, didukung strategi penjadwalan dinamis dan multi-role server. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mampu meningkatkan customer experience melalui pengurangan waktu tunggu yang signifikan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Okta Via Herawati Siahaan and Abil Mansyur, “Analisis Sistem Antrian Pada Pt. Bank Susmut Kantor Pusat Medan Menggunakan Model Antrian Multi Channel Single Phase,” J. Ris. Rumpun Mat. Dan Ilmu Pengetah. Alam, vol. 2, no. 2, pp. 104–119, 2023, doi: 10.55606/jurrimipa.v2i2.1495.

[2] J. A. Pradana, K. S. Yunastrian, and M. F. Abdullah, “Integrasi Waiting Line dan Fishbone Diagram Sebagai Optimasi Jumlah Fasilitas Antrian Migrasi Rekening Bank,” J. INTECH Tek. Ind. Univ. Serang Raya, vol. 8, no. 1, pp. 17–22, 2022, doi: 10.30656/intech.v8i1.4151.

[3] P. R. Sirait and P. Gultom, “Analisis Sistem Antrian pada Bank Negara Indonesia Kantor Cabang Kawasan Industri Medan,” EduMatSains J. Pendidikan, Mat. dan Sains, vol. 7, no. 2, pp. 292–304, 2023, doi: 10.33541/edumatsains.v7i2.4283.

[4] R. Pardiyono, G. Puspawardhani, H. D. Puspita, O. Patra, and J. Sastradiharja, “Penentuan Jumlah Server pada Bagian Pencucian Kendaraan Setelah Servis untuk Mengurangi Waktu Menunggu Di PT. XYZ Bandung,” Infomatek, vol. 24, no. 2, pp. 71–80, 2022, doi: 10.23969/infomatek.v24i2.5739.

[5] G. S. Janottama and B. I. Pradana, “Optimalisasi Layanan Customer Service Pada Kantor Perbankan Menggunakan Teori Antrean,” vol. 3, no. 3, pp. 814–823, 2024.

[6] P. M. Husania, R. Chantika, and M. Furqan, “Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Analisis dan Perancangan Prototype Sistem Antrian Online Berbasis Web untuk Layanan Bank,” 2025.

[7] M. K. Mollah and R. Prabowo, “Penentuan Produksi Optimal Untuk Pembuatan Panci Aluminium Tradisional Dengan Pendekatan Sistem Antrian (Studi Kasus: Home Industry Ngingas-Waru Sidoarjo),” Semin. Nas. Sains dan Teknol. Terap., pp. 1–7, 2022.

[8] Y. L. Dairu, R. P. C. Fanggidae, R. F. Makatita, and M. Bunga, “Analisis Sistem Antrian Dan Optimalisasi Layanan Teller Pada Koperasi Kredit Swasti Sari Kupang,” GLORY J. Ekon. dan Ilmu Sos., vol. 4, no. 3, pp. 761–769, 2023, doi: 10.35508/glory.v4i3.10491.

[9] Sarfin, A. Sani, Herdi Budiman, Agusrawati, Ruslan, and Program, “Analisis Sistem Antrian (Queuing System) Pelanggan Bank Sultra Kas Pulau Binongko Menggunakan Model Singel Chanel - Single Phase,” Jurnla Matemaitrka Dan Statiska, vol. 4, pp. 704–709, 2024.

[10] S. E. . M. Prof. Dr. Iskandar AA and Penny Anggraini, “Analisis Penerapan Sistem Antrian Model Multiple Channel Query SystemAtau M/M/S (Studi Kasus Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kanca Teluk Betung Bandar Lampung dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Kcp Teluk Teluk Betung Bandar Lampung),” J. Manaj. dan Bisnis, vol. 12, no. 1, pp. 193–205, 2021.

[11] U. Shobihah, “Analisis Sistem Antrian Pelayanan Di Loket Pendaftaran Pasien Bpjs Dengan Model Antrian Multi Channel Single Phase (Studi Kasus: RSUD DR. Soegiri Lamongan),” 2020.

[12] Meryuni and M. Siddik, “Perancangan Sistem Antrian Booking Servis Menggunakan Multiple Channel Model Berbasis Web,” J. Mhs. Apl. Teknol. Komput. dan Inf., vol. 2, no. 3, pp. 134–138, 2021.

[13] Imansuri Febriza, “Perancangan Model Simulasi Dan Perbaikan Sistem : Studi Kasus Pelayanan Perbankan,” J. Ind. &Quality Eng., vol. 10, no. 1, pp. 1–12, 2022.

[14] L. Alhazami, “Peningkatan Kecepatan Pelayanan Menggunakan Metode Queuing Theory Dalam Mengurangi Antrian Di Masa Pandemic Covid-19,” J. Ekon. dan Bisnis, vol. 9, no. 2, pp. 289–295, 2022.

[15] E. F. Aqidawati and I. Nugraha, “Simulasi Usulan Perbaikan Sistem Antrian di Bank XYZ,” Waluyo Jatmiko Proceeding, vol. 16, no. 1, pp. 591–600, 2023, doi: 10.33005/wj.v16i1.53.

Diterbitkan

2026-02-05

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.