PENGUATAN PENGETAHUAN PERILAKU SEHAT PADA AGREGAT REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA MASALAH KESEHATAN BAIK MENULAR MUPUN TIDAK MENULAR DI DESA PAESAN
Keywords:
Remaja, Pengetahuan, Perilaku Sehat, Edukasi Kesehatan, Pencegahan PenyakitAbstract
Remaja merupakan kelompok yang penting dalam upaya pencegahan masalah kesehatan karena perilaku yang terbentuk pada masa remaja dapat memengaruhi kesehatan di masa dewasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan pengetahuan perilaku sehat pada agregat remaja sebagai upaya pencegahan penyakit menular maupun tidak menular di Desa Paesan. Penelitian ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah 47 remaja aktif Karang Taruna, dengan sampel 32 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan perilaku sehat sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan median pengetahuan meningkat dari 65 sebelum intervensi menjadi 69 setelah intervensi, dengan peningkatan sebesar 4 skor. Hasil uji statistik diperoleh p-value = 0,039 (p < α 0,05), yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pengetahuan perilaku sehat sebelum dan sesudah intervensi. Penguatan pengetahuan melalui edukasi kesehatan dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai perilaku sehat serta pencegahan penyakit menular dan tidak menular di masyarakat.
Downloads
References
Dapari, R. et al. (2025) “School ‑ based health education effect on knowledge , attitude , and practices of dengue prevention among school children : a systematic review,” Discover Social Science and Health [Preprint]. Tersedia pada: https://doi.org/10.1007/s44155-025-00181-w.
Dodd, S. et al. (2022) “School-based peer education interventions to improve health : a global systematic review of effectiveness,” BMC Public Health, hal. 1–13. Tersedia pada: https://doi.org/10.1186/s12889-022-14688-3.
Erotokritou, F. dan Giannakopoulos, G. (2026) “Health Behaviors , Mental Health , and Peer Relationships in Adolescence: A Scoping Review,” Psychology International [Preprint].
Jauhari, S. et al. (2025) “Effectiveness of Educational Interventions on Adolescent Knowledge and Practices for Preventing Noncommunicable Diseases in Low- and Middle-Income Countries: A Systematic Review and Meta-Analysis,” Journal of Adolescent Health [Preprint].
Kementrian Kesehatan (2024) Profil Kesehatan Indonesia.
Kolto, A. et al. (2022) A focus on adolescent sexual health in Europe , central Asia and Canada A focus on adolescent sexual health in Europe , central Asia and Canada. Genewa: WHO.
Nazari, A. et al. (2025) “Health promotion theory-based educational interventions for improving oral health in children and adolescents: a systematic review and meta-analysis,” BMC Oral Health [Preprint].
Oddo, V.M. et al. (2022) “Evidence-Based Nutrition Interventions Improved Adolescents ’ Knowledge and Behaviors in Indonesia,” Nutrients, hal. 1–11.
Ratnawati, D. et al. (2024) “Meta-analysis of the effectiveness of educational programs about HIV prevention adolescents,” hal. 1–20.
Unicef (2024) The adolescent health indicators: Recommended by the global action for measurement of adolescent health. Guided for monitoring adolescent health at country, regional and global levels. Genewa: WHO.
WHO (2024) Working for a brighter, healthier future. How WHO improves health and promotes well-being for the worlds adolescents. Genewa: WHO.
You, M. dan Ahn, J. (2025) “Health information orientation and health literacy as determinants of health promotion behaviors in adolescents: a cross-sectional study,” Frontiers in Public Health, (January), hal. 1–7. Tersedia pada: https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1522838.



