STRATEGI KOMUNIKASI HUMAS RS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA DALAM EDUKASI KOMUNIKASI EFEKTIF PADA KARYAWAN

Main Article Content

RIASTYO AGARI

Abstract

Rumah sakit bisa dibilang berhasil bukan hanya karena kelengkapan fasilitas yang dimiliki, melainkan juga sikap dan layanan sumber daya manusia merupakan unsur yang sangat berpengaruh terhadap pelayanan yang dihasilkan dan dipersepsikan pasien. Kota Solo memiliki beberapa instansi yang bergerak di bidang kesehatan, salah satunya yaitu RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Banyaknya keluhan pelanggan mengenai antrian pendaftaran yang memakan waktu lama, lambatnya penanganan dokter dan perawat, serta ada beberapa keluhan tentang kurang ramahnya petugas informasi. RS PKU Muhammadiyah Surakarta diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayann bagi pasien dan pelanggan.


Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi humas yang dilakukan oleh humas RS PKU Muhammadiyah Surakarta dalam edukasi komunikasi efektif pada karyawan.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber datanya meliputi data primer yang diperoleh melalui proses wawancara dan data sekunder yang berasal dari dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Metode penarikan sampel bersifat purposive sampling dimana teknik ini mencakup orang-orang yang diseleksi berdasarkan kriteriakriteria tertentu. Responden dalam penelitian ini adalah manajer humas RS PKU Muhammadiyah Surakarta, kemudian teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, pengumpulan data dan penyajian data.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara garis besar empat strategi sudah berhasil dan sesuai dengan harapan humas RS PKU Muhammadiyah Surakarta, namun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Peningkatan seperti kemampuan para karyawan dalam menjaga konsistensi strategi yang sudah diberikan humas RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Peningkatan sumber daya manusia yang professional melalui DIKLAT dengan adanya edukasi komunikasi efektif yang ditunjukan untuk pegawai, tenaga medis, dan juga perawat dikatakan cukup baik. Pelayanan keluhan dan informasi pasien dan pelanggan cukup memuaskan, hal ini bisa dibuktikan dengan membuka berbagai macam sarana seperti pemasangan nomor whatsapp di area-area umum dan juga melalui media internet atau media sosial.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

RIASTYO AGARI, Universitas Sahid Surakarta

Ilmu Komunikasi Fakultas Sosial, Humaniora Dan Seni Universitas Sahid  Surakarta