Hilirisasi Komponen Bioaktif Dan Antimikroba Kulit Bawang Putih Menjadi Bumbu Pasta Dan Powder

Authors

  • Dewi Sartika University of Lampung
  • Dikpride Despa Universitas Lampung
  • Neti Yuliana Universitas Lampung
  • Gusri Akhyar Ibrahim Universitas Lampung
  • Sela Julita Universitas Lampung
  • Ahmad Yuliyan Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.47942/jpttg.v7i2.2306

Abstract

Abstrak: Pasar Tamin, Bandar Lampung, merupakan sentra pengepul bawang putih. Permasalahan utamanya limbah kulit bawang dibuang begitu saja. Kulit bawang putih mengandung komponen bioaktif dan anti mikroba  yang berpotensi menjadi produk derivatif pangan yaitu sebagai bahan baku bumbu pasta dan powder sachets. Pengabdian ini bertujuan: 1) meminimalisir limbah menjadi produk bernilai jual; 2) meningkatkan pendapatan mitra dan 3) meningkatkan kualitas lingkungan. Sasaran pengabdian ini adalah Kelompok pengumpul kulit bawang putih di Pasar Tamin, Bandar Lampung. Metode yang diterapkan adalah ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan: 1) pengolahan kulit bawang putih menjadi bumbu pasta dan powder sachets dapat menjadi produk bernilai jual; 2) peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengepul berkisar rata-rata 80% serta meningkatkan pendapatan pengepul dari produk inovasi pangan bernilai jual; 3) Terciptanya produk bumbu pasta dan powder sachets sebagai bumbu dan penyedap masakan siap pakai yang bernilai jual dan sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-26

How to Cite

Sartika, D., Dikpride Despa, Neti Yuliana, Gusri Akhyar Ibrahim, Sela Julita, & Ahmad Yuliyan. (2026). Hilirisasi Komponen Bioaktif Dan Antimikroba Kulit Bawang Putih Menjadi Bumbu Pasta Dan Powder. JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA, 7(2), 128–136. https://doi.org/10.47942/jpttg.v7i2.2306