Pemberdayaan Petani Desa Ciptasari Melalui Program Pengelolaan Sampah Pertanian dengan Metode Biocomposting
DOI:
https://doi.org/10.47942/jpttg.v7i2.2375Abstract
Desa Ciptasari yang terletak di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang memiliki 11 ha lahan pertanian untuk budidaya hortikultura. Permasalahan utama yang dihadapi oleh kelompok tani ialah pengelolaan limbah pertanian yang belum optimal. Saat ini, limbah pertanian seperti sayur kubis, tomat, cabai, maupun sisa tanaman pascapanen hanya dibiarkan membusuk atau dibakar di area lahan karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman para petani terkait pengolahan limbah pertanian tersebut. Peluang ini diambil oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Program Studi Teknik Industri, Telkom University Bandung untuk melakukan program pemberdayaan masyarakat dengan Kelompok Tani Desa Ciptasari. Program pemberdayaan ini dijalankan melalui beberapa tahap yaitu observasi awal, perumusan solusi dan implementasi gagasan. Hasil pengamatan awal mengungkap jenis limbah dan bagaimana para petani saat ini mengelola, serta dampak nyata yang mereka hadapi. Proses perumusan solusi dilakukan antara tim pengusul dengan mitra yang menghasilkan rencana pembuatan pupuk kompos dari limbah pertanian melalui metode biocomposting. Tahap terakhir adalah proses implementasi gagasan yang dilakukan melalui sosialisasi dan pembuatan beserta serah terima alat biocomposting kepada mitra. Tahap sosialisasi mengangkat topik tentang pengelolaan sampah dan manfaat pupuk kompos terhadap tanaman yang dihadiri 30 anggota kelompok tani. Pada tahap ini juga dilakukan pengenalan serta tata cara penggunaan alat biocomposting. Serah terima 7 alat biocomposter dilakukan diakhir sesi sosialisasi.