Penguatan Kapasitas UMKM melalui Pengembangan Sistem Produksi dan Branding Produk Lokal Berkelanjutan sebagai Pilar Hilirisasi Desa Eko-Eduwisata Kemuning
DOI:
https://doi.org/10.47942/jpttg.v7i2.2466Abstract
Desa Eko-Eduwisata Kemuning memiliki potensi produk lokal yang beragam sebagai penunjang sektor pariwisata. Salah satunya adalah UMKM Lumbung Rasa yang menghasilkan produk kripik, roti, dan herbal instan. Namun, usaha ini masih menghadapi kendala pada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing produk sekaligus mendukung hilirisasi produk lokal yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas UMKM melalui pengembangan sistem produksi dan branding produk lokal sebagai pilar hilirisasi Desa Eko-Eduwisata Kemuning. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan melalui penerapan teknologi tepat guna produksi, edukasi manajemen mutu industri pangan yang mencakup penerapan keamanan pangan, pelabelan, dan penentuan tanggal kedaluwarsa, pelatihan manajemen digital, serta pendampingan branding dan pemasaran digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menerapkan prinsip manajemen mutu pangan, melakukan pencatatan keuangan secara digital, serta menyusun strategi branding yang lebih efektif untuk meningkatkan identitas dan daya saing produk lokal. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM juga memperkuat keberlanjutan program dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pengembangan UMKM yang berdaya saing.