HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD AGATS PAPUA

Authors

  • Wahyu Adi Rohman Universitas Sahid Surakarta
  • Anik Suwarni Universitas Sahid Surakarta
  • Ahmad Syamsul Bahri

Keywords:

Beban Kerja, Low Back Pain, Perawat, Ergonomi Kerja, Kesehatan Kerja

Abstract

Beban kerja merupakan salah satu faktor dalam lingkungan kerja keperawatan yang dapat berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan perawat. Aktivitas keperawatan, seperti mengangkat dan memindahkan pasien, membungkuk, serta mempertahankan posisi tubuh dalam waktu lama, dapat meningkatkan risiko keluhan Low Back Pain (LBP). Keluhan LBP pada perawat perlu mendapat perhatian karena dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan kejadian LBP pada perawat di ruang rawat inap RSUD Agats Papua. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian terdiri dari 30 perawat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner beban kerja dan kuesioner keluhan LBP, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 responden (40,0%) memiliki beban kerja sedang, 11 responden (36,7%) memiliki beban kerja berat, dan 7 responden (23,3%) memiliki beban kerja ringan. Sebanyak 18 responden (60,0%) mengalami keluhan LBP, sedangkan 12 responden (40,0%) tidak mengalami keluhan LBP. Proporsi keluhan LBP pada kelompok beban kerja ringan sebesar 14,3%, kelompok beban kerja sedang sebesar 58,3%, dan kelompok beban kerja berat sebesar 90,9%. Hasil analisis menunjukkan nilai p sekitar 0,005. Hasil penelitian menunjukkan adanya indikasi hubungan antara beban kerja perawat dengan keluhan LBP, dengan proporsi keluhan yang lebih tinggi pada kelompok beban kerja berat. Oleh karena itu, perhatian terhadap pengelolaan beban kerja dan penerapan prinsip ergonomi diperlukan untuk mendukung kesehatan dan keselamatan kerja perawat

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Amer, H. S. (2020). Low back pain prevalence and risk factors among health workers in Saudi Arabia: A systematic review and meta-analysis. Journal of Occupational Health, 62(1), e12155. https://doi.org/10.1002/1348-9585.12155

Arwani, & Supriyatno, H. (2006). Manajemen bangsal keperawatan. Jakarta: EGC.

Kasa, A. S., Workineh, Y., Ayalew, E., & Temesgen, W. A. (2020). Low back pain among nurses working in clinical settings of Africa: Systematic review and meta-analysis of 19 years of studies. BMC Musculoskeletal Disorders, 21, Article 310. https://doi.org/10.1186/s12891-020-03341-y.

Maher, A. B., Salmond, S. W., & Pellino, T. A. (Eds.). (2002). Orthopaedic nursing (3rd ed.). Philadelphia, PA: W. B. Saunders.

Potter, P. A., & Perry, A. G. (2005). Buku ajar fundamental keperawatan: Konsep, proses, dan praktik (Edisi ke-4, Vol. 2; R. Komalasari dkk., Penerj.). Jakarta: EGC.

Samaei, S. E., Mostafaee, M., Jafarpoor, H., & Bagheri Hosseinabadi, M. (2017). Effects of patient-handling and individual factors on the prevalence of low back pain among nursing personnel. Work, 56(4), 551–561. https://doi.org/10.3233/WOR-172526.

Sambrook, et al. (2016). Data judul dan penerbit belum terverifikasi. Rujukan ini tetap perlu dicocokkan dengan sumber yang dipakai dalam manuskrip.

Shocker, M. (2008). Pengaruh stimulus kutaneus: Slow-stroke back massage terhadap intensitas nyeri osteoarthritis. Detail jenis publikasi dan penerbit perlu dicocokkan dengan sumber aslinya.

Van Hoof, W., O’Sullivan, K., O’Keeffe, M., Verschueren, S., O’Sullivan, P., & Dankaerts, W. (2018). The efficacy of interventions for low back pain in nurses: A systematic review. International Journal of Nursing Studies, 77, 222–231. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2017.10.015

Downloads

Published

2026-04-30

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >>