THE RELATIONSHIP BETWEEN INTENSITY OF SOCIAL MEDIA USE AND QUALITY OF SLEEP IN ADOLESCENTS AT SMP N 1 JUWIRING

Authors

  • Alya Dyah Permatasari Permatasari Usahid Solo Surkarta, Indonesia
  • Anik Suwarni
  • Sutrisno Sutrisno
  • Atik Aryani

DOI:

https://doi.org/10.47942/jiki.v16i1.1402

Abstract

Teenagers spend a lot of time on social media. Social media is a digital medium for interaction. Social media is an online media with many users around the world. Social media is used to share information and participate. Indonesia's social media users reach 130 million, or 56% of the total population. The use of social media can interfere with sleep quality so that sleep patterns become worse.  It is due to sleep must be without the burden of thought. However, social media users still ignore notifications from smartphones and interact with social media for a long time so that it can affect sleep quality. Objectives: To determine the correlation between the intensity of social media use and the quality of sleep in adolescents in government junior high school (SMPN) 1 Juwiring. The research is descriptive correlational. The research design is crosssectional. The population were 255 grade 8 teenagers at SMPN I Juwiring. The sampling technique used purposive sampling. The social media instrument uses a questionnaire and sleep quality uses the PSQI. Data analysis used the Kendall tau test. Results: The age characteristics of the 72 respondents show that the majority were 13 years old with 53 people (73.3%) and the most gender was female with 36 people (50%). The most intense use of social media is high with 39 people (53.3%). The value of the influence of the intensity of social media on sleep quality shows a correlation value of Kendall tau 0,283. Conclusion: There is a correlation between social media intensity and sleep quality at SMPN 1 Juwiring with a p value = 0,022.

 

 Keywords: Intensity, Social Media, Sleep Quality

References

Abrar, Ana ,N. (2003). Teknologi komunikasi: perspektif ilmu komunikasi. Yogyakarta: LESFI.

Amirta, Yolanda. (2009). Tidur Bermutu Rahasia Hidup Berkualitas. Purwakerto: Keluarga Dokter.

Arief, (2018). Promosi Kesehatan. http://www.promosikesehata n.com/ar tikel.php. Diakses tanggal 17 november 2022

Sherwood L (2021). Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem Edisi 2. Jakarta: EGC, hal: 331

Arikunto. (2010). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktek. Jakarta: Rineka Cipta. Buysse DJ, Reynold CF, Monk TH, Berman SR, Kuffer DJ. The Pittsburgh sleep quality index: a newinstrument for psychiatric and research..

Asmadi. (2008). Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta : Salemba Merdeka

Arthur S. Reber dan Emily S. Reber, Kamus Psikologi, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010), hlm.480. Arthur,

Azwar, S.(2012). Penyusunan skala psikologi edisi 2. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Azwar,S.(2010). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Berger & william (1992). Fundamental of nursing collaborating for optimal Headlth.USE: Apleton & lange.

Budi. (2002). e-Education Konsep, Teknologi dan Aplikasi Internet Pendidikan. Andi Yogyakarta, Yogyakarta.

Buente, Weyne.,& Robbin, A. (2008). Trends in Internet Information Behavior:2000- 2004. Journal of the America Society for Information Science.

Craven R.F, Himle, C.J. (2007). Fundamental of Nursing : human health and function (3rd ed). Philadelphia : Lippincott

Dani Akbar Fauzi (2015) Hubungan Intensitas jejaring sosial dengan empati pada remaja siswa kelas XI SMA NEGERI 10 Pekanbaru.

Dharma. (2002). Perencanaa dan pengembangan sistem informasi .Edisi I. Andi Yogyakarta. Mutia Ariani, S.kep. Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau Oetomo Dharma Sutedjo,

Ferita. (2010). Apa sih yang membuat remaja insomnia. (https://insom.artikelII.doc.re m aja.gaul.co-1984- 332/medikal.com). Diakses pada 10 Juli 2018, Pukul :20.48 WIB

Guyton, MD. (1996). Buku Ajar Fisiologi Kesehatan. Philedelphia: W.B.Saunders Company.

Haswita, dan Reni Sulistyowati. (2017) Kebutuhan Dasar Manusia untuk. Mahasiswa Keperawatan dan Kebidanan. Jakarta: CV. Trans Media.

Hidayat, A.A. (2006) Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: Salemba Medika. 43

Hidayat. A. 2018. Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta : Salemba Medika

Jarmi, A., & Rahayuningsih, S. I. (2017). Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Kualitas Tidur The Correlation Between Gadget Use And Sleep Quality Perpindahan Dari Masa Kanak-Kanak Ke Pertama Kali Dengan Perkembangan Yang Berlebihan , Dan Keseluruhan Aktivitas Pada Usia Ini Mengakibatkan Terjadinya, 1–7.

Javaheri, S. & Cleveland (2008). Sleep Quality and Elevated Blood Pressure in Oetomo,Budi sutedjo

KataData. (2019). Profil Pengguna Medsos Indonesia. Diakses : 4 November 2022. https://katadata.co.id/infogra fik/2019/ 03/06/youtube- medsos-no-1-diindonesia#

Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta:balai pustaka,1990).

Kiayi, S. (2015). Hubungan Intensitas Penggunaan Situs Jejaring Sosial dengan Insomnia pada Remaja di SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo.Jurnal Jurusan Ilmu Keperawatan FIKK UNG.

Pangestika. (2018). Pengaruh pemanfaatan media sosial whatssapp terhadap penyebaran informasi pembelajaran di SMA negeri 5 Depok. Diakses : http://repository.uinjkt.ac.id/ dspace/bitstream/123456789/41759/1/ NUR%2 0LIA%20PANGESTIKA- FITK.pdf

Prasadja, A. (2019). Ayo bangun dengan bugar karena tiduryang benar. Jakarta: Penerbit Hikmah

Potter PA, Perry AG. Buku ajar fundamental keperawatan. Jakarta: EGC;2015.

Potter, P.A., & Perry, A.G. (2015). Buku Ajar Fundamental keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik (Renata. K., et al, Terj.) Jakarta: EGC (Naskah asli dipublikasikan tahun 1997.

Qomariah, N., & Hafidzi, A. H. (2019). Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, Budaya Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dinas Sosial Kabupaten Jember. Jurnal Penelitian IPTEKS, 4(1), 47-62

Ramadhani, S., 2021. Hubungan Lama Penggunaan Gadget dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Skripsi Sarjana. Fakultas Kedokteran. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Rudy Kusmiyatno Am (2012) Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Internet Dengan Keterampilan Sosial Pada Anak Usia 10-12 Tahun Di SDK Notoyudan 1 Yogyakarta.

Saifuddin, Azwar. (2010). Tes prestasi belajar pustaka pelajar celeban Timur.

Siregar, M. H. (2011). Mengenal Sebab-Sebab, Akibat-Akibat dan Cara Terapi Insomnia. Yogyakarta:Flash Books

Smith, J. C. (2005). Relaxation, meditaion, and mindfulness : A Mental health practitioner ‘s guide to new and traditional approaches. New York : Springer.

Smyth C.,(2007). The Pittsburgh Sleep Quality index. http://consultgerirn.org/uploa ds/File/trythis/try this 6 1.pdf

Sugiyono. (2016). Metode Penelitan Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Sumartini (2011), Badan pengembangan dan pembinaan, kementrian pendidikan.

Sumintono, B. & Widhiarso, W. (2015). Aplikasi permodelan Rasch pada assessment pendidikan. Cimahi: Trim Komunikata.

Syamsoedin, W.K.., Bidjuni, H. & Wowiling, F. (2015). Hubungan durasi penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada remaja di SMANegeri 9 Manado. ejournal keperawatan, 3(1). Diakses : 21 november 2022 https://ejournal.unsrat.ac.id/i ndex.php /jkp/article/view/6691/6211

Wavy, W. (2008). The Relationship between Time Management, perceived Stress, Sleep Quality and Academic Performance Among University Students.

World Health Organiztion WHO (2014). Commission on Ending Childhood Obisity. Geneva, World Health Organiztion, Deperteman of Noncommunicable disease surveillance

Young & Abreu. (2019). Kecanduan internet panduan konseling dan petunjuk untuk evaluasi dan penanganan.Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Downloads

Published

2023-04-27

Citation Check

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.